Neraca Dagang Mei Diprediksi Defisit, Ini Penyebabnya

Kamis, 23 Mei 2019 15:48 Reporter : Anggun P. Situmorang
Neraca Dagang Mei Diprediksi Defisit, Ini Penyebabnya Pelabuhan. ©2013 Merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Sekretaris Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso memprediksi neraca perdagangan Indonesia pada Mei 2019 masih mengalami defisit. Salah satunya disebabkan oleh ekspor yang masih terhalang kondisi global.

"Kalau dari sisi kita untuk merespons neraca perdagangan, teman-teman tahu bahwa April kemarin terpukul dengan defisit USD 2,5 miliar. Sepertinya bulan ini juga masih defisit karena ekspor berat terutama di global," ujar Susiwijono di Kantornya, Jakarta, Kamis (23/5).

Ekspor migas bulan ini diperkirakan merosot akibat penurunan harga yang cukup drastis. Khusus gas, mengalami penurunan cukup drastis. "April itu ekspor migas drastis turunnya. Biasa di atas USD 1,1 billion per bulan, kemarin hanya USD 0,7 billion. Bulan ini kemungkinan bisa lebih rendah lagi," kata Susiwijono.

Sementara itu, jelang Ramadan permintaan barang impor juga masih akan tinggi khususnya konsumsi. Meski demikian, dia berharap, defisit bulan ini tidak akan sebesar defisit pada April.

"Kita lagi cek apakah impornya tinggi, biasanya pola musimannya jelang lebaran ini juga tinggi barang konsumsinya. Sebenarnya April kemarin kombinasinya dari dua itu. Pada saat ekspor global turun, impor musimannya tinggi. Itu terjadi di April dan Mei. Kalau hitung-hitungan masih defisit, tapi mudah-mudahan tidak sebesar kemarin," tandasnya. [idr]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini