Nasib Garuda Indonesia Potensi Seperti Merpati

Jumat, 11 Juni 2021 15:34 Reporter : Anggun P. Situmorang
Nasib Garuda Indonesia Potensi Seperti Merpati Garuda Indonesia. ©2016 Merdeka.com/iqbal s nugroho

Merdeka.com - PT Garuda Indonesia mengalami pemburukan kinerja sebagai dampak dari pandemi Virus Corona. Maskapai pelat merah tersebut, kian terseok dengan adanya penurunan jumlah operasional pesawat, penunggakan gaji karyawan serta penumpukan utang.

Direktur Celios (Center of Economic and Law Studies), Bhima Yudhistira mengatakan, Garuda Indonesia bisa saja bernasib sama seperti Merpati Airlines. Merpati diketahui berhenti beroperasi secara total pada 2014.

"Bisa saja bernasib seperti Merpati yang setop penerbangan pada 2014 karena masalah keuangan khususnya besarnya utang yang ditanggung," kata Bhima kepada merdeka.com, Jakarta, Jumat (11/6).

Bhima mengatakan, banyak pelajaran yang bisa diambil dari kebangkrutan Merpati agar tak terjadi pada Garuda Indonesia. Salah satunya, jangan sampai pemerintah menalangi utang yang kian meningkat tapi dari sisi performa perusahaan tak ada perubahan.

"Jadi pelajaran dari Merpati bukan sekedar ditalangi terus oleh pemerintah karena beban utang meningkat, tapi performa turun," katanya.

Dia menambahkan, harus ada jalan keluar yang ditempuh oleh pemerintah menyehatkan kembali perusahaan pelat merah ini. Penyehatan dapat dilakukan dengan mulai merombak total manajemen.

"Harus ada jalan keluar yakni perombakan total manajemen, model bisnis hingga efisiensi di internal maskapai. Selama business as usual, maka nasib Garuda sulit diselamatkan karena bantuan pemerintah sifatnya sementara. Setelah dapat dana talangan ternyata kondisi makin menurun," tandas Bhima.

2 dari 2 halaman

Nasib Merpati Airlines

airlines

Merpati Nusantara Airlines adalah salah satu maskapai penerbangan nasional yang sahamnya dimiliki sebagian besar oleh pemerintah Indonesia. Berdiri pada tahun 1962, Merpati memiliki pusat operasi di Jakarta, Indonesia.

Tahun 1971 Pemerintah menaruh kepercayaan kepada Merpati, dan berdasarkan Peraturan Pemerintah No.70 status Merpati dialihkan dari perusahaan negara (PN) menjadi Persero yakni PT. Merpati Nusantara Airlines. Merpati sendiri memiliki armada mencapai 100 buah. Pada tahun 1991, dibangunlah pusat perawatan pesawat Merpati MMF (merpati Maintenance Facility) di bandara Juanda Surabaya.

Maskapai ini mengoperasikan jadwal penerbangan domestik dan juga internasional ke daerah Timor Timur dari pusatnya di bandara Internasional Soekarno-Hatta. Tahun 1976 Merpati membantu pengembangan pariwisata dengan melakukan penerbangan borongan internasional. Seperti Manila Denpasar, Los Angles -Denpasar menggunakan Boeing 707.

Kemudian dari tahun 1975 hingga 1977 Merpati melancarkan operasi dalam skala besar dengan mengambil bagian dalam penerbangan haji dan penerbangan transmigrasi. Namun pada tahun 1978 penerbangan rute tersebut dihentikan dan Merpati fokus melayani penerbangan perintis, menerbangi penerbangan lintas batas, menerbangi penerbangan transmigrasi, melayani penerbangan borongan domestik dan internasional.

Masa kejayaan maskapai pelat merah ini harus berakhir, tercatat pada 1 Februari 2014 Merpati menangguhkan seluruh penerbangan dikarenakan masalah keuangan yang bersumber dari berbagai utang, tercatat Merpati terjerat utang hingga Rp 7,3 triliun. Pemerintah, melalui Menteri BUMN Dahlan Iskan saat itu mengklaim sudah berusaha mencari jalan keluar dengan kemungkinan menjual aset.

Aset yang dijual yakni Merpati Maintenance Facility (MMF), tak juga dapat menyelamatkan maskapai penerbangan pelat merah itu. Sampai akhirnya pemerintah menyerah dan tak punya cara untuk menyelamatkan maskapai nasional tersebut. "Saya sudah mencoba dan tidak dapat jalan keluarnya, bisa dikatakan sekarang buntu," ujar Dahlan beberapa waktu lalu.

[bim]

Baca juga:
Pemerintah Cairkan Rp1 Triliun ke Garuda Indonesia, Cuma Cukup untuk Bayar Avtur
Imbas Pandemi Covid-19, Hanya 53 Pesawat Garuda Indonesia Beroperasi
Garuda Indonesia Belum Bayar Gaji Karyawan Rp328 Miliar
Cara Ini Dinilai Bisa Selamatkan Garuda Indonesia dari Kebangkrutan
Cerita Maskapai Penerbangan Garuda Indonesia Nyaris Bangkrut di Era SBY
Indef Sebut Masalah Garuda Indonesia Seperti Gunung Es
Ini Penyebab Keuangan Garuda Indonesia Alami Tekanan Luar Biasa

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini