Nasib Boeing di Tengah Pandemi, Rugi Rp34 Triliun dan Berencana PHK Ribuan Karyawan

Jumat, 31 Juli 2020 07:30 Reporter : Sulaeman
Nasib Boeing di Tengah Pandemi, Rugi Rp34 Triliun dan Berencana PHK Ribuan Karyawan Perakitan Boeing 737. ©REUTERS/David Ryder

Merdeka.com - Perusahaan pembuat pesawat, Boeing mencatatkan kerugian mencapai USD 2,4 miliar atau Rp34,8 triliun (kurs Rp 14.500) pada kuartal II tahun ini. Kerugian sendiri dipicu akibat turunnya permintaan pesawat di masa pandemi Corona.

Dilaporkan CNN, CEO Boeing Dave Calhoun membenarkan kerugian itu datang sebagai dampak dari pandemi yang mengakibatkan anjloknya permintaan. Kemudian, diperparah dengan masalah produksi pesawat 737 Max.

Perusahaan juga berencana mengurangi skala produksi pesawat jet komersial. Sekaligus menghentikan sementara aktivitas produksi jet tipe 787.

"Boeing perlu mempertimbangkan berbagai cara paling efisien untuk menghemat keuangan. Termasuk menghentikan produksi jet 787," kata dia.

Selain itu, perusahaan raksasa ini berencana juga melakukan aksi PHK dalam waktu dekat. Tak tanggung-tanggung tenaga kerja yang akan di pangkas mencapai 10 persen dari total 16 ribu tenaga kerja saat ini.

Baca Selanjutnya: Target Produksi Jet...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini