Naiknya harga daging ayam dan telur jadi penyebab inflasi Desember 2017

Jumat, 15 Desember 2017 15:22 Reporter : Yayu Agustini Rahayu
Naiknya harga daging ayam dan telur jadi penyebab inflasi Desember 2017 Ilustrasi daging ayam. Shutterstock/Slawomir Fajer

Merdeka.com - Gubernur Bank Indonesia (BI), Agus Martowardojo mengungkapkan kenaikan harga beberapa bahan pangan akan menyumbang inflasi Bulan Desember ini. Meski demikian, inflasi akan tetap terjaga sebab geliat kenaikan harga tersebut masih dapat dikendalikan, dan hanya bersifat sementara dalam rangka menyambut Natal dan Tahun Baru.

"Memang di bulan Desember ini kelihatan ada kenaikan di harga beras, ada kenaikan di harga daging ayam, telur ayam," kata Agus, di Kompleks Bank Indonesia, Jakarta, Jumat (15/12).

Menurutnya, inflasi di bulan sebelumnya cukup bagus. Hal itu juga akan turut menjaga inflasi di bulan terakhir tahun 2017. Dia memperkirakan, inflasi di minggu kedua bulan Desember berada di kisaran 0,42 persen, dengan yoy di kisaran 3,3 persen.

"Kita menyambut baik bahwa inflasi yang di bulan November itu kan 0,2 persen dan year on year (yoy)-nya ada di 3,3 persen. Di bulan Desember minggu kedua berdasarkan survei kita itu ada," ungkapnya.

Melihat data tersebut, Agus optimis inflasi tahunan tidak akan melenceng dari target, yaitu berada di kisaran 3-3,5 persen di tahun 2017 ini. "Dan ini ke tahun 2018 juga sejalan karena di tahun 2018 kita melihat ada di kisaran 3,5 persen, jadi secara umum inflasi terjaga," pungkasnya. [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini