Nadiem Makarim Mundur, Bagaimana Prospek Go-Jek ke Depan?

Senin, 21 Oktober 2019 14:04 Reporter : Merdeka
Nadiem Makarim Mundur, Bagaimana Prospek Go-Jek ke Depan? Nadiem Makarim. ©2015 merdeka.com/henny rachma sari

Merdeka.com - Founder PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Go-Jek), Nadiem Makarim secara resmi telah mundur sebagai CEO dari perusahaan transportasi yang didirikannya tersebut.

Rektor UI, Ari Kuncoro memprediksi prospek Go-Jek ke depannya akan tetap berjalan karena sang pendiri telah berhasil membangun Go-Jek hingga sebesar ini.

"Untuk prospek Go-Jek (Nadiem) memang harus cari orang lagi. Tapi yang pasti kalau sudah jalan bisnisnya ya gampang ke depannya. Kalau pengusaha kan yang penting ide awal," tuturnya di Gedung BEI, Senin (21/10).

Kuncoro menyebut, yang dinanti-nanti ialah justru kebijakan Nadiem terhadap pemerintahan di Indonesia. "Nah ke depan justru gimana ide menterinya," ujarnya.

Dia pun optimistis sosok Nadiem andal untuk menggaet investor asing ke Indonesia ke depannya.

"Tinggal bagaimana modal yang sudah ada infrastruktur bisa dikoneksikan. Investor bisa melirik karena sosok orangnya," ungkap dia.

1 dari 1 halaman

Calon Pengganti Nadiem

Nadiem Makarim, Pendiri sekaligus CEO Go-Jek dipastikan akan menjadi bagian kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin. Hal ini disampaikan langsung oleh Nadiem di Istana Negara, Senin (21/10).

Sayangnya, Nadiem tak mengatakan jabatan yang akan diembannya. Namun, ia memastikan bersedia gabung dengan kabinet baru.

"Saya senang dan menerima tanggung jawab ini. Untuk spesifiknya, saya belum bisa karena itu hak prerogatif Presiden," ungkap Nadiem.

Chief Corporate Affairs, Nila Marita mengatakan, ke depan Go-Jek akan menghadirkan pemimpin baru. Andre Soelistyo, Presiden Go-Jek Grup dan Kevin Aluwi, co-founder Go-Jek akan berbagi tanggung jawab untuk menjalankan perusahaan sebagai co-CEO, dengan fokus membawa perusahaan ke tahap selanjutnya.

"Kami telah memiliki rencana yang matang ke depan dan akan mengumumkan lebih jauh mengenai arti pengumuman ini bagi perusahaan dalam beberapa hari ke depan," kata Nila dikutip keterangannya.

Go-Jek katanya menghormati proses yang sedang berlangsung dan tidak akan memberikan komentar lebih jauh sebelum ada pemberitahuan resmi dari pihak Istana. [idr]

Baca juga:
Nadiem Diminta Jadi Menteri Jokowi, Sejarah Baru Startup di Indonesia
Nadiem Makarim Jadi Menteri, Ini Calon Penggantinya Di Go-Jek
Rektor UI soal Nadiem Makarim Jadi Menteri: Sudah Teruji di Perusahaan Go-Jek
Nadiem Makariem Janjikan Beragam Inovasi untuk RI Saat Menjadi Menteri Jokowi
Gojek Dapatkan Pendanaan Rp 708 M Dari Perusahaan Jepang
Go-Jek Luncurkan Fitur Baru Bebas Ngetem di Stasiun MRT Lebak Bulus

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini