Mulai Lusa, Garuda Indonesia Tunda Sementara Penerbangan dari dan ke China

Senin, 3 Februari 2020 11:15 Reporter : Siti Nur Azzura
Mulai Lusa, Garuda Indonesia Tunda Sementara Penerbangan dari dan ke China Pesawat Garuda Indonesia. ©2013 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. menunda sementara rute penerbangan dari dan menuju China, menyusul peningkatan skala epidemik virus Corona dan status darurat global yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO).

Hal tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah terkait penundaan sementara layanan penerbangan dari dan menuju China yang akan mulai diberlakukan pada Rabu (5/2) pukul 00.00 hingga waktu yang akan ditentukan lebih lanjut.

Penundaan sementara tersebut melingkupi layanan penerbangan dari dan menuju Beijing, Shanghai, Guangzhou, Zhengzhou dan Xi'an. Saat ini, Garuda Indonesia melayani sebanyak 30 frekuensi penerbangan setiap minggunya ke China. Sementara itu penerbangan dari dan menuju Hongkong masih dilayani dengan pengawasan penuh bersama dengan otoritas terkait.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra menyatakan, penundaan sementara penerbangan dari dan ke China tersebut merupakan bentuk perhatian serius Garuda Indonesia terhadap upaya antisipasi penyebaran virus Corona, dengan mengedepankan aspek keselamatan penerbangan serta keselamatan penumpang dan awak pesawat.

"Kebijakan tersebut juga merupakan tindak lanjut komitmen dan dukungan penuh Garuda Indonesia terhadap upaya Pemerintah dalam mencegah penyebaran virus Corona di Indonesia yang salah satunya dilakukan melalui penundaan sementara rute penerbangan dari dan menuju China," kata Irfan melalui keterangan resminya, Senin (3/2).

1 dari 1 halaman

Berlakukan Kebijakan Jadwal Ulang

jadwal ulang rev1

Dia menjelaskan, Garuda Indonesia terus memantau situasi terkini serta dan akan mengambil tindakan yang diperlukan termasuk memberikan informasi terbaru khususnya terkait tindak lanjut atas layanan operasional penerbangan.

Melalui penundaan sementara tersebut, Garuda Indonesia memberlakukan kebijakan yang fleksibel terkait mekanisme reschedule dan reroute untuk layanan penerbangan dari dan menuju China.

Garuda Indonesia juga menganjurkan kepada calon penumpang untuk melakukan pengecekan jadwal penerbangan secara berkala pada kanal media sosial resmi Garuda Indonesia seperti website, Twitter, dan Facebook khususnya untuk ruta-rute yang rawan akan penyebaran virus Corona.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai ketentuan mekanisme refund, perubahan jadwal dan reroute rute penerbangan, penumpang dapat menghubungi Call Center Garuda Indonesia (24 jam) di nomor 021-2351 9999 dan 0804 1 807 807. www.garuda-indonesia.com dan Twitter @GarudaCares. [azz]

Baca juga:
Garuda Indonesia Kaji Penutupan Rute ke China, Calon Penumpang Bisa Refund
Emirsyah Satar dan Soetikno Soedarjo Jalani Sidang Lanjutan
Tak Ada Rute Menuju Wuhan, Garuda Indonesia Tetap Antisipasi Penyebaran Virus Corona
Cerita Irfan Setiaputra Diminta Jadi Dirut Garuda: Deg-degan Tapi Menarik
Komut dan Dirut Jelaskan Program Semangat Baru Garuda Indonesia
Berasal dari Bidang Kreatif, Inilah Inovasi Triawan Munaf untuk Garuda Indonesia

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini