Mulai 1 Juni 2020, Citilink Terapkan Prosedur New Normal

Jumat, 29 Mei 2020 12:22 Reporter : Anggun P. Situmorang
Mulai 1 Juni 2020, Citilink Terapkan Prosedur New Normal Citilink. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Maskapai penerbangan Citilink sedang mempersiapkan secara intensif prosedur layanan penerbangan terbaik untuk penumpang baik pada fase pre in hingga post flight dalam rangka menghadapi new normal. Persiapan ini dilakukan oleh Citilink sejak tanggal 22 Mei 2020 hingga 31 Mei 2020.

"Proses ini merupakan bagian dari kepedulian Citilink untuk kesehatan dan keselamatan penumpang serta bagian dukungan Citilink bagi kebijakan pemerintah," ujar Direktur Utama Citilink, Juliandra melalui siaran pers, Jakarta, Jumat (29/5).

Dengan adanya aturan terbang yang baru maka mulai 1 Juni nanti maskapai pelat merah tersebut akan menerapkan New Normal. New normal tersebut penting dilakukan untuk tetap produktif di tengah pandemi Virus Corona.

Namun demikian, setiap hari Citilink tetap melayani penerbangan logistik baik dalam ataupun luar negeri dengan rata-rata penerbangan 20 hingga 25 flight per hari. Citilink tetap berkomitmen membantu kelancaran distribusi logistik di berbagai daerah.

"Untuk Informasi lebih lanjut mengenai penerbangan yang terdampak dapat menghubungi call center di 08041080808," jelasnya.

1 dari 1 halaman

Panduan New Normal

Kementerian Kesehatan RI telah menerbitkan Keputusan Menteri Kesehatan nomor HK.01.07/MENKES/328/2020 tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha pada situasi Pandemi.

Dengan aturan tersebut, dunia usaha dan pekerja akan bisa memulai aktivitasnya di tengah-tengah pandemi.

"Untuk itu pasca pemberlakuan PSBB dengan kondisi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung, perlu dilakukan upaya mitigasi dan kesiapan tempat kerja seoptimal mungkin sehingga dapat beradaptasi melalui perubahan pola hidup pada situasi Covid-19 atau New Normal," kata Menkes Terawan Agus Putranto dalam keterangannya seperti dikutip Senin (25/5).

infografis the new normal di kantor

©2020 Merdeka.com

Dalam aturan tersebut, Terawan meminta tempat usaha bisa melihat asupan nutrisi bagi karyawannya. Bahkan diminta disediakan, vitamin.

"Mengatur asupan nutrisi makanan yang diberikan oleh tempat kerja, pilih buah-buahan yang banyak mengandung vitamin C seperti jeruk, jambu, dan sebagainya untuk membantu mempertahankan daya tahan tubuh. Jika memungkinkan pekerja dapat diberikan suplemen vitamin C," demikian bunyi salah satu aturannya tersebut. [azz]

Baca juga:
Penumpang Garuda Indonesia dari dan Menuju Jakarta Wajib Punya SIKM
Lion Air Group Hentikan Sementara Penerbangan Sampai 31 Mei 2020
Pilot Diminta Waspadai Gangguan Balon Udara di Sejumlah Wilayah Jateng
Garuda Indonesia Istirahatkan 70 Persen Pesawat
Kemenhub Ancam Cabut Izin Rute Maskapai yang Memuat Penumpang Melebihi Ketentuan
Bisnis Mati Suri, Lion Air Group Pangkas Gaji dan Tunda THR Karyawan

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini