Mobil nasional kerap gagal,bagaimana peluang Hendropriyono & Jokowi?

Sabtu, 7 Februari 2015 08:00 Reporter : Harwanto Bimo Pratomo
Mobil nasional kerap gagal,bagaimana peluang Hendropriyono & Jokowi? Jokowi berkunjung ke pabrik Proton. ©REUTERS/Olivia Harris

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo seolah tidak kapok mewujudkan mobil nasional Indonesia. Usai gagal dengan melejitkan Esemka saat masih menjabat Walikota Solo, kini sebagai presiden, Jokowi kembali berambisi menghadirkan mobil nasional dengan menggandeng pabrikan mobil asal Malaysia, Proton.

Melalui koleganya, Mantan Kepala badan Intelijen Negara (BIN) Abdullah Mahmud Hendropriyono, Jokowi berharap perusahaan bentukan Hendro dapat memproduksi sebuah mobil nasional.

PT Adiperkasa Citra Lestari, perusahaan milik Hendropriyono ini, menjadi pihak yang akan melakukan penjajakan. Dilansir dari laman abcnews.com, Jumat (6/2), Proton bersama PT Adiperkasa Citra Lestari akan melakukan studi kelaikan atau feasibility study dan peluang kerja sama dalam mewujudkan mobil nasional.

Bos Proton Mahathir Mohamad mengatakan studi kelaikan diperkirakan selesai dalam enam bulan ke depan. Sektor otomotif Indonesia diakui menjadi potensi pasar menggiurkan. Di mana data mencatat penjualan mobil di Indonesia tahun lalu mencapai lebih dari satu juta unit.

"Kita tertarik membuat joint venture (usaha patungan) dan menghasilkan mobil ASEAN," ujarnya.

Hendropriyono sendiri menegaskan proyek ini akan sangat bagus untuk perkembangan industri otomotif Indonesia dan meningkatkan kemampuan sumber daya manusia lokal melalui alih teknologi.

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) antara kedua belah pihak di Malaysia disaksikan oleh Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak.

Ambisi membuat produk otomotif nasional nampaknya telah menjadi ambisi para tokoh di negeri ini, mengapa?

[bim] SELANJUTNYA

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini