Mobil Listrik Bisa Hemat Pengeluaran Hingga Rp4 Juta per Tahun

Selasa, 4 Oktober 2022 13:42 Reporter : Anisyah Al Faqir
Mobil Listrik Bisa Hemat Pengeluaran Hingga Rp4 Juta per Tahun Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketua Asosiasi Daerah Penghasil Migas dan Energi Terbarukan (Adpment), Ridwan Kamil menyebut penggunaan mobil listrik jauh lebih hemat ketimbang kendaraan berbasis bahan bakar minyak (BBM) yang selama ini digunakan masyarakat.

Dalam uji coba yang pernah dilakukan, untuk jarak tempuh 100 kilometer (km), kendaraan elektrik hanya membutuhkan biaya Rp 23.375 untuk membayar listrik.

Sedangkan kendaraan berbasis BBM membutuhkan biaya Rp 107.500 untuk membeli bensin dengan harga Pertalite Rp10.000 per liter. Artinya, penggunaan kendaraan listrik lebih hemat hampir lima kali lipat. Berdasarkan hitungan tersebut penggunaan kendaraan listrik terbilang lebih hemat.

"Menggunakan kendaraan lsitrik itu menghemat seperlima biaya (bensin) kendaraan," kata Ridwan Kamil di Bandung, Selasa (4/10).

Tak hanya sekedar teori, pria yang akrab disapa Emil ini mengaku pernah mendengar kesaksian dari seorang kepala keluarga yang setiap harinya mengantar anak ke sekolah dan istri berkerja sebelum beraktivitas.

Setelah beralih menggunakan kendaraan listrik dia berhasil menghemat uang untuk mengganti bensin dengan listrik hingga Rp 4 juta. "Setelah menggunakan kendaraan listrik dia menghemat dan dikalikan setahun Rp 4 juta. Sehingga Rp4 juta itu per tahunnya bisa buat macam-macam," kata Emil.

Testimoni tersebut diharapkan bisa mendorong masyarakat segera beralih menggunakan kendaraan listrik. Apalagi selain lebih hemat, tidak menyumbang polusi ke udara. Penggunaan kendaraan listrik tidak harus menggantinya dengan kendaraan baru. Sebaliknya bisa melakukan konversi kendaraan fosil ke kendaraan listrik.

"Jangan hanya mempromosikan kendaraan listrik baru. Jadi ada dua yang mampu beli mobil baru, beli baru. Yang enggak mampu, konversi aja motor biasanya menjadi listrik," jelasnya.

Untuk mendukung konversi kendaraan BBM ke listrik berjalan lancar, Emil mengaku tengah melatih bengkel-bengkel di Jawa Barat untuk bisa melakukan konversi kendaraan BBM ke listrik. Mengingat program konversi ini berpotensi membuka lapangan kerja baru.

"Bengkel-bengkelnya sedang kami latih supaya bisa menerima perubahan motor bebek yang tadinya pakai bensin sudah mulai dikonversi menjadi motor listrik," pungkasnya. [azz]

Baca juga:
Ini Cara Mudah Identifikasi Kendaraan Listrik di Jalan
Puluhan Mobil Listrik Terparkir di DPR, Untuk Apa?
Mengunjungi Pameran Mobil Listrik IEMS 2022
APBN Tengah Sulit, Jokowi Diminta Tunda Pengadaan Mobil Dinas Listrik Pejabat
Ini Pekerjaan Besar Hyundai Bangun Ekosistem Mobil Listrik di Indonesia

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini