MNC Studios, Sriwahana Adityakarta dan Steadfast Marine kompak IPO hari ini

Jumat, 8 Juni 2018 10:16 Reporter : Merdeka
MNC Studios, Sriwahana Adityakarta dan Steadfast Marine kompak IPO hari ini Perdagangan IHSG pascainsiden ambruknya selasar Gedung BEI. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali kedatangan tiga emiten baru yang mencatatkan perdana sahamnya pada akhir pekan ini. Mereka adalah PT MNC Studios International Tbk, PT Sriwahana Adityakarta Tbk, dan PT Steadfast Marine Tbk.

Dalam kata sambutannya, Direktur Utama PT MNC Studios International Tbk (MSIN) Ella Kartika menjelaskan, perseroan akan melepas sebanyak 1,56 miliar saham atau setara 29,98 persen dari modal saham setelah Initial Public Offering (IPO).

"Perusahaan ini merupakan perusahaan konten pertama yang mencatatkan saham perdananya di Bursa," akunya di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (8/6).

Adapun perusahaan yang bergabung dengan MNC Group itu telah menetapkan harga pelaksanaan senilai Rp 500 per saham. Nantinya, lewat IPO ini perseroan mampu mengantongi pemasukan hingga Rp 780 miliar.

Selebihnya, Ella menargetkan, pendapatan perusahaan akan tumbuh 45 persen dan net income 75 persen pada tahun ini. "Kami percaya, dengan dukungan dari semua pihak PT MNC studios internasional Tbk akan jadi perusahaan yang terbaik di Indonesia," ungkap dia.

Sementara itu, PT Sriwahana Adityakarta Tbk (SWAT) yang diwakili oleh Direktur Utamanya Ali Sutanto menyampaikan, pencatatan IPO dapat memudahkan perusahaan untuk memenuhi target dalam waktu 12 bulan ke depan.

"Ini merupakan langkah awal daripada perusahaan untuk menggapai mimpi besar selanjutnya," kata dia.

SWAT sendiri menawarkan 664,2 juta sahamnya kepada publik atau sekitar 22 persen dari saham pasca-IPO. Produsen kertas itu menetapkan harga saham perdana Rp 160, dengan target mengumpulkan dana Rp 106,27 miliar.

Sedangkan, PT Steadfast Marine Tbk (KPAL) selaku perusahaan galangan kapal asal Pontianak menawarkan sekitar 350 juta saham dengan penetapan harga Rp 115 per saham. Dengan demikian, perseroan bisa meraup dana sebesar Rp 40,25 miliar.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Sumber: Liputan6.com [bim]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini