Misbakhun: Utang pemerintah masih level aman, masyarakat tak perlu khawatir

Selasa, 20 Maret 2018 17:07 Reporter : Idris Rusadi Putra
Misbakhun: Utang pemerintah masih level aman, masyarakat tak perlu khawatir Misbakhun. ©2017 merdeka.com/rendi perdana

Merdeka.com - Anggota Komisi XI DPR M Misbakhun mengingatkan agar masyarakat tidak khawatir dengan penambahan jumlah utang pemerintah yang menyentuh angka Rp 4.000 triliun. Menurutnya, tambahan utang itu sudah melalui persetujuan DPR dan digunakan untuk hal-hal produktif.

"Posisi utang pemerintah masih dalam kondisi aman karena penggunaannya di bawah persetujuan DPR. Untuk itu masyarakat tidak perlu khawatir karena utang pemerintah digunakan untuk kegiatan produktif, di antaranya pembangunan infrastruktur," ujar Misbakhun saat menghadiri peresmian rumah susun sederhana sewa (rusunawa) dan penyerahan bantuan peralatan pertanian di Kota Pasuruan, Selasa (20/3).

Legislator Golkar tersebut menambahkan, jumlah utang pemerintah juga masih dalam level normal. Selain itu, Indonesia memiliki kemampuan yang baik dalam membayar utang. Karena itu Misbakhun meyakini penambahan utang yang masih dalam batas aman tak akan mengganggu kinerja pemerintah.

"Justru karena utang digunakan untuk sektor sektor produktif maka dalam jangka panjang akan menyejahterakan masyarakat," kata Misbakhun dikutip dari keterangannya.

Wakil rakyat dari daerah pemilihan Jawa Timur II yang meliputi Kabupaten Pasuruan, Kota Pasuruan, Kabupaten Probolinggo dan Kota Probolinggo itu menambahkan, pemerintah bisa menggenjot pembangunan infrastruktur karena menggunakan utang untuk kegiatan produktif. Dengan kata lain, mantan pegawai Kementerian Keuangan itu mengatakan, pemerintah menggunakan dana utang agar bisa membangun infrastruktur lebih cepat ketimbang menunggu uang sendiri.

"Jika harus menunggu terlalu lama. Sementara pembangunan infrastruktur Indonesia sendiri sudah terlambat," tutupnya. [idr]

Topik berita Terkait:
  1. Utang
  2. Misbakhun
  3. DPR
  4. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini