Meski pemimpin berganti, proyek Bandara Karawang tidak mati

Jumat, 3 Januari 2014 11:43 Reporter : Novita Intan Sari
Meski pemimpin berganti, proyek Bandara Karawang tidak mati Bandara. www.indonesia.is

Merdeka.com - Pembangunan bandara megah di Karawang dipastikan bakal terus berlanjut, meski dalam waktu dekat bakal terjadi peralihan kepemimpinan nasional. Saat ini, studi awal megaproyek tersebut sudah selesai.

Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Herry Bakti, di Jakarta, Jumat (3/1).

"Karena ini sudah masuk program MP3EI jadi meski sudah pergantian kabinet tidak ada masalah dan tidak akan berubah."

Bandara Karawang memang digadang-gadang untuk meringankan beban Soekarno-Hatta yang saat ini sudah kelebihan kapasitas.

Berdasarkan hasil studi awal, dia menegaskan, pembangunan bandara tidak akan mengorbankan areal pertanian. Dengan kata lain, predikat Karawang sebagai lumbung padi terbesar di Indonesia bakal tetap lestari.

"Jadi yang jelas bandara itu nanti tidak merusak persawahan."

Kendati demikian, pihaknya masih belum memastikan lokasi pembangunan. "Studi awalnya sudah selesai, kita terus koordinasi tata ruang dengan Kementerian Pekerjaan Umum," jelas dia. [yud]

Baca juga:
Angkasa Pura I punya ide 'kawinkan' empat bandara
Yogyakarta akan dijadikan kota bandara
Angkasa Pura I butuh 300 sarjana unggulan
Benahi beberapa bandara, Angkasa Pura I butuh Rp 5,8 triliun
Enam bandara yang dikelola Angkasa Pura I merugi

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini