KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Meski jam kerja usai, Chatib tetap terima kunjungan bos Freeport

Rabu, 29 Januari 2014 19:19 Reporter : Nurul Julaikah
Konpers Freeport. ©2013 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Usai menemui Menteri Perindustrian MS Hidayat siang tadi, bos Freeport-McMoRan Copper&Gold atau induk perusahaan PT Freeport Indonesia, Richard C Adkerson, menemui Menteri Keuangan, Chatib Basri pukul 18.30 WIB.

Richard datang bersama Direktur Freeport Indonesia, Rozik B Soetjipto. Keduanya nampak terburu-buru menemui Chatib tanpa mempedulikan pertanyaan awak media yang ingin menanyakan tujuan kedatangan mereka.

"Hai," ucap Richard singkat kepada wartawan di Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (29/1).

Sebelumnya, Richard menyambangi MS Hidayat dengan langsung terbang dari New York khusus untuk menyampaikan keberatannya atas pemberlakuan UU Nomor 4 tahun 2009 tentang Mineral dan Batu Bara.

Pertemuan antara bos Freeport McMoran dan MS Hidayat berlangsung selama dua jam, mulai pukul 14.00 WIB hingga 16.00 WIB. Ketika ditemui wartawan, Hidayat mengatakan, kedatangan Freeport kali ini masih berkaitan penerapan UU Minerba.

Meskipun diprotes perusahaan tambang emas terbesar di dunia, Hidayat mengaku akan tetap berpegang pada UU yang ada.

"Tadi diskusi mengenai industrialisasi dan hilirisasi. Tapi paling tidak dua minggu penerapan ini dia dari New York datang langsung setidaknya mereka terus merespon," ucap Hidayat di kantornya, Jakarta, Rabu (29/1). Kedatangan CEO Freeport tersebut didampingi oleh Marzuki Darusman.

Hidayat mengaku, pemerintah masih terus mencari solusi agar aturan penerapan UU Minerba tidak terus diprotes dan tidak menimbulkan pertentangan.

"Saya menyampaikan regulasi Indonesia harus tetap berjalan. Dia akan menemui menteri yang lain yaitu Pak Hatta dan Menteri Keuangan. Kalau dari kita regulasi terus berjalan," tegasnya.

Info dari Hidayat, bos Freeport tersebut akan menemui Menteri Koordinator Perekonomian, Hatta Rajasa sore ini yaitu pada pukul 18.30. Lalu bertemu Menteri Keuangan Chatib Basri.

"Jadi dia sama kita mencari solusi tapi saya saya ketentuan pemerintah tetap kita lakukan. Mereka akan ke kantor Menko," tutupnya.

Baca juga:
Menkeu tak ungkap lobi Freeport minta keringanan bea keluar
Usai temui Menkeu, bos Freeport McMoran bungkam
Freeport dan Newmont tak diberi izin ekspor konsentrat
Jero Wacik: Tak mau bangun smelter, miskin amat
Bos Freeport curhat butuh Rp 24 triliun untuk bangun smelter

Topik berita Terkait:
  1. Freeport
  2. Hilirisasi
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.