Merger Bank BUMN Syariah Diharapkan Bikin Keuangan Syariah Lebih Modern

Rabu, 14 Oktober 2020 12:49 Reporter : Anisyah Al Faqir
Merger Bank BUMN Syariah Diharapkan Bikin Keuangan Syariah Lebih Modern Direktur Utama Mandiri Syariah, Toni EB Subari. ©2020 Merdeka.com/Anisyah Al Faqir

Merdeka.com - PT Bank Syariah Mandiri, menyatakan kesiapan bersinergi dalam penggabungan (merger) dengan dua bank Himbara syariah lainnya. Tujuannya demi menciptakan bank syariah yang modern dan inovatif berskala global.

Direktur Utama Mandiri Syariah, Toni EB Subari mengatakan, sinergi bank syariah milik BUMN ini diharapkan akan mampu meningkatkan inovasi ekonomi dan keuangan syariah menjadi lebih modern.

"Insya Allah, kami optimis bank syariah nasional yang bersatu dan bersinergi ini akan menciptakan bank syariah yang modern, inovatif, berbasis digital, berskala global ," kata Toni dalam siaran persnya, Jakarta, Rabu (14/10).

Dalam beberapa tahun terakhir, Mandiri Syariah telah konsisten melakukan inovasi layanan digital bagi nasabah. Hal ini dilakukan untuk menawarkan sistem layanan perbankan yang berbeda.

Tidak hanya memberikan layanan finansial berbasis syariah, tapi solusi kebutuhan sosial dan spiritual yang makin relevan dengan kondisi yang terjadi di tengah masyarakat Indonesia. Lalu pada akhirnya dapat memakmurkan perekonomian Indonesia.

"Sehingga harapannya bisa memberikan manfaat lebih luas, lebih besar kepada lebih banyak stakeholders," kata Toni.

Toni melanjutkan, pihaknya juga siap membantu dan menyelesaikan proses merger. Agar manfaat perbankan syariah segera dapat dirasakan seluruh masyarakat Indonesia.

Sebagaimana diketahui, Kementerian BUMN akan melakukan merger tiga bank syariah milik negara. Bank Syariah Mandiri akan digabungkan dengan dua bank lainnya yakni BRI Syariah dan BNI Syariah.

Selama proses integrasi maupun setelah integrasi, ketiga bank syariah dan para pemegang saham menjamin tidak akan ada Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Sedangkan bagi para nasabah, merger ini belum berlaku efektif sehingga mereka tidak perlu khawatir terkait layanan operasionalnya.

"Nasabah tidak perlu khawatir, kami memastikan layanan dan operasional untuk nasabah pun akan tetap berjalan berdasar pemenuhan kebutuhan nasabah (customer centric)," kata dia.

Baca Selanjutnya: Tak Ada Perubahan Operasional...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini