Menteri Teten Ungkap Alasan Masyarakat Pilih Pinjam ke Rentenir Dibandingkan Bank

Rabu, 29 April 2020 14:20 Reporter : Merdeka
Menteri Teten Ungkap Alasan Masyarakat Pilih Pinjam ke Rentenir Dibandingkan Bank Menkop Teten Masduki. ©2019 Merdeka.com/Yayu Agustini Rahayu

Merdeka.com - Menteri Koperasi dan UMKM (Menkop UKM), Teten Masduki mengakui bahwa masih ada masyarakat yang memilih meminjam uang kepada rentenir atau tengkulak. Salah satu alasan masyarakat karena tertarik dengan cara penawaran mereka.

"Jam 12 malam, ketika ada kiriman barang, para rentenir tahu kalau para pedagang butuh uang saat itu juga. Jadi mereka datangi pedagang itu, tawarkan pinjaman. Mereka yang agresif, mendatangi calon debiturnya," kata Teten dalam video conference peluncuran NUCareer, Rabu (29/4).

Teten mengatakan, hal ini berbeda dengan yang dilakukan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) dengan eksistensi yang kurang merangkul para pedagang pasar, yang menjalankan operasional di kantor, dengan jam buka dan jam tutup.

"Jadi bukan pedagang yang datang ke kantor koperasi atau bank, mereka nggak punya waktu juga karena sibuk berdagang. Padahal bunganya 1 persen itu (rentenir) per hari, tapi mereka mau," kata Teten.

1 dari 1 halaman

Lawan Rentenir

rev1

Teten saat ini tengah gencar melakukan program melawan rentenir ini. Salah satu caranya ialah dengan mencari talenta yang memiliki keahlian menawarkan pinjaman yang jauh lebih baik dari debt collector tapi dengan pendekatan yang lebih humanis, tidak seperti debt collector yang lekat dengan kekerasan.

Saat ini, daya serap industri terutama yang menyasar lulusan pesantren masih sangat rendah. Oleh karenanya, Teten usul agar lulusan pesantren juga bisa menjadi penawar pinjaman dengan kualifikasi yang sesuai dengan syariat agama.

"Nah, bisa juga nih, santri-santri yang sudah lulus, mereka dijadikan rentenir seperti ini, tentunya dengan pola yang jauh lebih baik, approachnya bagus. Dan ini juga bisa membantu teman-temannya sesama santri melakukan pembiayaan dagang mereka juga, kan," usul Teten. [idr]

Baca juga:
Menteri Teten Usul Para Santri Ikut Pendidikan Vokasi Agar Terserap Dunia Kerja
Kemenkop dan UKM Galang Solidaritas Donasi Masker bagi Pedagang Kecil
Direktur LPDB: Sesuai Arahan Menkop Teten, Pinjaman Hanya Via Koperasi Unggulan
Kemenkop dan UKM Fokuskan DAK Rp200 M untuk Pelatihan & Pendampingan KUMKM
Kolaborasi Kemenkop dan UKM Menjaga Produksi dan Pemasaran Kopi di Indonesia

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini