Menteri Susi Samakan Penggunaan Bom Ikan dengan Aksi Terorisme

Selasa, 10 September 2019 13:57 Reporter : Dwi Aditya Putra
Menteri Susi Samakan Penggunaan Bom Ikan dengan Aksi Terorisme Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. ©Liputan6.com/Herman Zakharia

Merdeka.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendesak Kepolisian dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) untuk menindak tegas para pelaku bom ikan di perairan Indonesia. Sebab, upaya tersebut jelas merusak ekosistem perairan laut seperti halnya terumbu karang.

Menteri KKP, Susi Pudjiastuti, mengatakan upaya penangkapan ikan dengan menggunakan bahan peledak ini merupakan bagian tindak dari terorisme pada umumnya. Sebab, menurut dia ini sama saja akan menimbulkan kerusakan.

"Ya kalau yang pake bom dinamit, kelihatan. Nah ini pun saya berharap pak polisi, BNPT juga masuk ke dalam situ, karena bom yang dipakai merusak karang, ya bom yang sama, sama toh pak, berarti kenapa yang ini diperbolehkan, tidak habis mengerti saya," kata dia di Kantornya, Jakarta, Selasa (10/9).

Menteri Susi mengaku heran masih ada saja peredaran penjualan bom ikan yang bebas diperjual belikan di beberapa daerah. Dia pun meminta agar BNPT bersama Kepolisian untuk menelusuri peredaran penjualan bom ikan di Tanah Air.

Menanggapi pernyataan itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Suhardi Alius berjanji akan menindaklanjuti peredaran bom ikan yang dijual bebas melalui seluruh jajaran deputinya. Dengan begitu diharapkan ke depan tidak ada lagi cara-cara seperti itu dalam menangkap ikan.

"Kita kejar terus, supaya betul-betul diperhatikan, kalau perlu dibuka jaringannya, di mana saja, apa penggunaannya, jangan main-main untuk itu, apalagi penggunaan untuk hal-hal destruktif. BNPT kan baru pertama kali menangani ini, kami akan telusuri, ini kita lebih maju lagi, termasuk tata niaganya akan kita perhatikan," jelas dia. [bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini