Menteri Sri Mulyani Soal Bos BUMN Banyak Korupsi: Pengkhianatan pada Negara

Jumat, 4 Oktober 2019 11:23 Reporter : Anggun P. Situmorang
Menteri Sri Mulyani Soal Bos BUMN Banyak Korupsi: Pengkhianatan pada Negara Menteri Keuangan Sri Mulyani. ©2019 Biro Humas Kemenkeu

Merdeka.com - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, angkat suara terkait semakin banyaknya direktur Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menurutnya, apa yang dilakukan oleh oknum tersebut merupakan suatu pengkhianatan terhadap negara.

"Itu adalah sesuatu yang saya sebut memang, selama ini di Kemenkeu pun kalau kejadian seperti itu saya anggap itu adalah suatu pengkhianatan," ujar Menteri Sri Mulyani di Lapangan Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (2/10).

Menteri Sri Mulyani melanjutkan, korupsi membuat masyarakat menganggap semua institusi negara sama buruknya. Padahal tidak semua lembaga, kementerian ataupun perusahaan milik negara yang melakukan tindakan curang untuk mendapat keuntungan.

"Ini tidak menjadi sesuatu yang sifatnya repetitif atau yang kemudian menimbulkan persepsi seolah-olah semua institusi sama. Ini kan merupakan suatu reputasi yang berat. Buat mereka yang jujur, mereka yang komit itu merupakan sesuatu penghianat. Jadi mereka merasa bahwa apa yang telah mereka lakukan dengan baik mudah sekali hancur reputasinya," jelasnya.

Maka dari itu, Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut berharap peranan pengawasan di kementerian, lembaga atau BUMN harus ditingkatkan. Sehingga perilaku koruptif bisa ditekan agar tidak merugikan negara.

"Pertanyaan pertama kenapa di dalam sistemnya tidak bisa dideteksi? Karena tentu berharap itu adalah sesuatu yang perlu diperkuat peranan dari di kita. Kalau masing-masing itu kepatuhan internalnya bahkan sampai irjennya, di korporasi (seperti BUMN) pasti ada itu," tandasnya. [bim]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini