Menteri Sri Mulyani Sebut NLE Pangkas Izin Ekspor Impor dari 3 Hari Menjadi Sehari

Kamis, 24 September 2020 14:54 Reporter : Sulaeman
Menteri Sri Mulyani Sebut NLE Pangkas Izin Ekspor Impor dari 3 Hari Menjadi Sehari Sri Mulyani. ©Instagram Sri Mulyani

Merdeka.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut kondisi sistem logistik nasional saat ini seperti benang ruwet. Imbasnya, biaya logistik di Indonesia menjadi tidak kompetitif. Bahkan menjadi yang tertinggi di ASEAN mencapai 23,5 persen terhadap PDB.

"Sistem logistik kita seperti benang ruwet. Link nya dengan para pelaku usaha itu belum terkoneksi secara baik. Sehingga ini menyebabkan perekonomian Indonesia masih perlu terus memperbaiki kompetisinya melalui NLE (National Logistic Ecosystem)," kata Menteri Sri Mulyani dalam webinar Nasional Ekosistem Logistik, Kamis (24/9).

Nantinya NLE akan menghubungkan kementerian terkait, pelaku usaha hingga perbankan untuk meningkatkan efisiensi. Alhasil akan memberi kemudahan bagi para importir dan eksportir serta pelaku logistik dalam mengurus perizinan atau dokumen yang diperlukan.

"Sehingga tidak harus berkali-kali para importir dan eksportir melakukan penyerahan dokumen atau perizinan untuk berhubungan dengan K/L terkait. Ini akan lebih efisien dan menghemat waktu dari 3 hari bisa 1 hari," paparnya.

Selain itu, NLE juga diyakini membuat proses pengurusan dokumen bagi para importir dan eksportir menjadi lebih transparan. Serta diklaim memudahkan kementerian/lembaga terkait dalam menerbitkan perizinan yang diperlukan.

"NLE diharapkan ada kemudahan dan clarity atau kejelasan dalam seluruh proses, di mana dokumen itu bisa di-share meski bukan integrasi. Tetapi kolaborasi yang akan sangat mudah dan menyederhanakan bagi pemangku terkait," ujarnya.

Baca Selanjutnya: Genjot Daya Saing...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini