Menteri Sri Mulyani Sebut Ekonomi Saat ini Lebih Baik dari Sebelum Pandemi

Kamis, 21 Oktober 2021 12:23 Reporter : Anisyah Al Faqir
Menteri Sri Mulyani Sebut Ekonomi Saat ini Lebih Baik dari Sebelum Pandemi Menkeu Sri Mulyani. ©Humas Kemenkeu

Merdeka.com - Terkendalinya penyebaran virus corona membuat pemerintah memberikan sejumlah relaksasi mobilitas masyarakat. Saat ini aktivitas masyarakat pun sudah mulai berangsur membaik karena kasus Covid-19 di Indonesia dan dunia mengalami tren penurunan.

"Aktivitas masyarakat sudah berangsur membaik, ini tanda yang baik dan harus kita jaga. Covidnya turun dan kegiatan ekonomi mulai pulih kembali," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam Seminar Sinergi Pengawasan Program PC-PEN, Jakarta, Kamis (21/10).

Kondisi perekonomian nasional disebut-sebut telah mengalami perbaikan dan lebih baik dibandingkan sebelum pandemi terjadi. "Dengan langkah ini Indonesia mulai pulih dan harus kita jaga. Perekonomian Indonesia dibandingkan sebelum Covid kita bisa pulih dan mengalami perbaikan yang melebihi kondisi sebelum Covid-19," kata dia.

Pulihnya aktivitas ekonomi, kata Menteri Sri Mulyani, tercermin dari tingkat konsumsi masyarakat dan produksi yang sudah menunjukkan peningkatan. "Dari sisi konsumsi dan produksi ini nampaknya sudah muncul," katanya.

Dari sisi pemerintah, komitmen kebijakan keuangan negara baik di pusat maupun pemerintah daerah juga terus diberikan lewat Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD). Pemerintah pusat secara khusus telah memberikan alokasi anggaran kepada daerah lewat TKDD untuk digunakan untuk penangan Covid-19.

2 dari 2 halaman

Ekonomi Indonesia Lebih Baik Dibanding Negara Lain

lebih baik dibanding negara lain rev1

Selama pandemi, APBN menjadi tulang punggung perekonomian nasional, terutama untuk menanggulangi dampak sosial ekonomi yang terjadi. Hasilnya, kata Menteri Sri Mulyani penggunaan dana pada program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) mulai membuahkan hasil.

Menteri Sri Mulyani mengatakan kondisi Indonesia saat ini sudah jauh lebih baik dibandingkan dengan negara-negara lain. Sebab, masih banyak negara yang terjebak dampak pandemi. Meskipun pemerintah dengan terpaksa melebarkan defist APBN selama 3 tahun.

"Dengan capaian ini ekonomi Indonesia harus hadapi defisit APBN, tapi dibandingkan negara lain atau capaian kita pulihkan APBN dalam defisit kita cukup managable," kata dia mengakhiri.

[bim]

Baca juga:
Menkeu Sebut Penyerapan Anggaran Kesehatan Tahun ini Lebih Baik Dibanding 2020
Pulihkan Ekonomi RI, Kadin Siap Dukung Peningkatan Investasi
Di Pelantikan Pengurus Kadin, Rosan Dorong Peran Dunia Usaha Pulihkan Ekonomi
Survei SMRC: 51,7 Persen Warga Percaya Keadaan Ekonomi Nasional akan Lebih Baik
Risma Desak Daerah Percepat Distribusi Bansos: Ini Berpengaruh Pada Pemulihan Ekonomi
OJK Soal Pemulihan Ekonomi: Perluasan Akses Keuangan Masyarakat Mutlak Diperlukan
Per 18 Oktober, Realisasi PEN 2021 Capai 57,5 Persen

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini