Menteri Sri Mulyani: Pemerintah Belum Berencana Gunakan Dana Abadi untuk APBN

Kamis, 8 Oktober 2020 15:57 Reporter : Dwi Aditya Putra
Menteri Sri Mulyani: Pemerintah Belum Berencana Gunakan Dana Abadi untuk APBN Ruang Kerja Menkeu Sri Mulyani. ©2020 Merdeka.com/Instagram @smindrawati

Merdeka.com - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, mengatakan bahwa pemerintah belum berencana menggunakan dana abadi pendidikan sebagai salah satu instrumen pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada masa Pandemi Covid-19. Meskipun, penggunaan dana abadi diperbolehkan di dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2020.

Pasal 1 huruf e Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2020 mengatur pemanfaatan berbagai sumber dana yang tidak bisa dilakukan sebagai sumber pendanaan APBN untuk menangani Pandemi COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional.

Adapun dana-dana itu disebutkannya saldo anggaran lebih, dana abadi dan akumulasi dana abadi pendidikan, dana yang dikelola Badan Layanan Umum (BLU), dana yang dikuasai negara serta memanfaatkan pengurangan pembiayaan investasi pada BUMN.

"Sampai saat ini pemerintah belum berencana gunakan dana abadi pendidikan sebagai sumber pendanaan APBN," kata Menteri Sri Mulyani dalam Sidang Mahkamah Konstitusi dengan agenda Mendengarkan Keterangan DPR dan Presiden tentang Pengujian UU 2/2020 di Jakarta, Kamis (8/10).

Kendati begitu, Bendahara Negara ini menyebut meski secara UU diperbolehkan penggunaan dana abadi pendidikan sendiri akan bertentangan dengan kewajiban negara untuk memenuhi hak atas pendidikan. Meski itu sama sekali tidak mengurangi besaran dana abadi tersebut.

Baca Selanjutnya: Penggunaan Dana Abadi Pendidikan Opsi...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini