Menteri Sri Mulyani: Kalau Saya Bilang Waspada, Tak Berarti Krisis Sudah Dekat

Kamis, 29 Agustus 2019 16:34 Reporter : Wilfridus Setu Embu
Menteri Sri Mulyani: Kalau Saya Bilang Waspada, Tak Berarti Krisis Sudah Dekat Sri Mulyani di rapat paripurna DPR. ©Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Menteri Keuangan, Sri Mulyani, menjalani menjalani rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI. Dalam paparannya, dia menegaskan jika dirinya menyampaikan bahwa Indonesia mesti waspada, maka hal itu tidak berarti bahwa krisis sudah di ambang pintu. Selain itu juga, tidak berarti pemerintah tak optimistis.

"Kalau saya bicara waspada tidak berarti krisis. Kalau saya bicara waspada tidak berarti kami tidak optimis," kata dia, di Ruang Rapat Komisi XI, DPR RI, Kamis (29/8).

Sebaliknya, jelas mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini, kewaspadaan amat penting bagi Indonesia. Apalagi dalam menghadapi kondisi ekonomi global yang sedang tak pasti.

"Justru optimisme presiden dan kita semua harus dijaga waktu lingkungan itu sedang sangat volatile sehingga optimisme itu tidak disruptive," tegasnya.

Dia pun mengatakan, untuk menghadapi gejolak perekonomian global diperlukan kebijakan fiskal yang efektif. Dengan demikian Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia bisa sehat dan kredibel.

"Sebetulnya dalam kondisi ekonomi global dan tidak pasti maka fiskal policy instrumen reliabel dan efektif. Kalau APBN tidak kredibel dan tidak sehat, maka di dalam dirinya timbul persoalan yang tidak memberikan kontribusi positif," tandasnya.

Selain Menteri Sri Mulyani, juga hadir dalam rapat tersebut Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, Gubernur BI Perry Warjiyo dan Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso. [bim]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini