Menteri Sri Mulyani Harap Pembentukan SWF Akan Tarik Investasi Capai Rp225 T

Rabu, 7 Oktober 2020 20:24 Reporter : Dwi Aditya Putra
Menteri Sri Mulyani Harap Pembentukan SWF Akan Tarik Investasi Capai Rp225 T Sri Mulyani. © Kemenkeu.go.id

Merdeka.com - Pemerintah tengah memfinalisasi pembentukan badan usaha pengelola investasi negara atau Sovereign Wealth Fund (SWF). Dengan terbentuknya badan usaha tersebut, akan ada dana asing segar senilai Rp225 triliun yang siap masuk ke Indonesia.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, mengatakan, sebagai modal awal pembentukan SWF ditaksir mencapai Rp75 triliun. Modal awal tersebut berasal dari kombinasi aset negara, aset Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan sumber-sumber lainnya.

"Di dalam PP itu kita akan mengatur mengenai LPI ini dengan penyertaan modal ditentukan di dalam PP yang terdiri dari ekuitas dalam dana tunai, saham BUMN, di mana kita berharap nilainya akan bisa mencapai Rp75 triliun," jelas Menteri Sri Mulyani dalam konferensi pers, Rabu (7/10).

"Dengan ekuitas tersebut, kita berharap kita bisa menarik dana investasi hingga mencapai 3 kali lipat atau dalam hal ini mencapai Rp225 triliun," sambung dia.

Bendahara Negara ini menjelaskan, model SWF yang akan dibangun nantinya dikombinasikan dengan development fund dan stabilization fund. Di mana, pemerintah ingin menjadikan SWF internasional seperti Temasek milik Singapura, SWF milik Abu Dhabi dan seterusnya.

Kemudian secara struktur kelembagaan, SWF akan terdiri dari Dewan Pengawas dan Dewan Direktur. Di mana Dewan Pengawas terdiri dari Menteri Keuangan, Menteri BUMN dan tiga orang yang berasal dari kalangan profesional.

Dewan Pengawas juga akan dibentuk dari Dewan Pengawas dari Profesional yang idependen yang mewakili mitra strategis dari SWF ini.

"Yang nantinya akan diusulkan oleh Presiden, dikonsultasikan kepada DPR, dan diangkat oleh Presiden. Kita berharap akan mendapatkan mitra-mitra strategis yang reputable, sehingga kita bisa segera mengembangkan dan menggunakan ini untuk menarik investasi secara lebih baik" tutup Menteri Sri Mulyani.

Baca Selanjutnya: Wamen BUMN: SWF Indonesia Lebih...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini