Menteri Sri Mulyani Beberkan Penyebab Investasi Pabrik di RI Termasuk Tinggi di ASEAN

Rabu, 28 Agustus 2019 13:24 Reporter : Dwi Aditya Putra
Menteri Sri Mulyani Beberkan Penyebab Investasi Pabrik di RI Termasuk Tinggi di ASEAN Sri Mulyani Soal Investasi di Bandung. ©2019 Merdeka.com/Aksara Bebey

Merdeka.com - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, menyebut bahwa biaya investasi pembangunan pabrik di Indonesia saat ini cukup tinggi. Bahkan, bila dibandingkan negara-negara ASEAN.

Menteri Sri Mulyani mengatakan tingginya biaya tersebut dikarenakan operasional yang dilakukan tidak langsung pada tahap produksi. Namun, harus melewati beberapa tahap untuk bisa mendirikan bangunan tersebut.

"Contoh ekonomi Indonesia itu tidak efisien karena setiap desa ada struktur, sesepuh yang harus dihormati sehingga setiap orang yang membuat perusahaan harus keluarkan biaya-biaya yang tidak langsung berhubungan dengan produksinya. Itu struktur sosial yang tidak bisa diatasi oleh kami," kata Menteri Sri Mulyani saat ditemui di Kantornya, Jakarta, Rabu (28/8).

Sebagai contoh, biaya pembangunan pabrik di Vietnam jauh lebih rendah apabila dibandingkan di Indonesia. Menurutnya ketidak efisienan tersebut membuat selisih biaya kedua negara ini jauh berkali-kali lipat.

"Kenapa buat pabrik di Indonesia butuh 500 di Vietnam 100. 400 buat apa? Banyak bu, buat ngurusin masyarakat. Ini tidak bener," katanya.

Oleh karena itu, dia mendesak agar seluruh jajaran di bawah kementerian dapat memikirkan hal masalah investasi tinggi ini secara bersama-sama. "Ini area yang saya ingin anda semua untuk sangat berpikir keras, berpikir kreatif, dan berpikir dengan banyak fokus," jelasnya. [bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini