Menteri Sri Mulyani Beberkan Bantuan untuk UMKM Selama Pandemi Covid-19

Kamis, 11 Agustus 2022 10:57 Reporter : Anisyah Al Faqir
Menteri Sri Mulyani Beberkan Bantuan untuk UMKM Selama Pandemi Covid-19 Sri Mulyani di Dies Natalis PKN STAN. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati membeberkan, berbagai upaya pemerintah untuk membantu sektor UMKM yang tumbang dihantam pandemi Covid-19 sejak 2020. Mulai dari subsidi bunga kredit usaha rakyat (KUR) dan berbagai instrumen dana bergulir yang dikelola Kementerian Koperasi dan UKM. Termasuk baitul mal wat tamwil (BMT) dan pembiayaan ultra mikro (UMi).

"Ini semua pemihakan yang lebih kebawah lagi di level grassroot karena kita tahu banyak UMKM yang belum bisa masuk ke perbankan," kata Menteri Sri Mulyani dalam Pembukaan 1st International Conference On Women and Sharia Community Empowerment di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Kamis (11/8).

Berbagai upaya tersebut dilakukan untuk menciptakan skema keuangan yang berpihak kepada UMKM dengan berbagai instrumen. Caranya lewat dana bergulir, pembiayaan UMi, PMN Mekaar dan Pegadaian.

"Ini lembaga keuangan, bukan bank. Tidak banyak syarat pinjamannya. Beda dan tidak serumit di perbankan tapi tujuannya untuk sampai ke usaha kecil yang levelnya ultra mikro," kata dia.

Tak hanya itu, berbagai instrumen yang disebutkan tadi juga dibuat dalam skema keuangan syariah. Sehingga masyarakat bisa menentukan pilihan produk pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhannya.

2 dari 2 halaman

Akui Tak Bisa Angkat Seluruh Beban UMKM

Dia berharap upaya yang dilakukan pemerintah bisa mengurangi beban pelaku UMKM. Meski begitu, Menteri Sri Mulyani mengakui berbagai upaya tersebut belum bisa mengangkat semua beban para pelaku UMKM.

"Pemerintah menggunakan instrumen APBN untuk mengurangi beban UMKM, tapi tidak seluruh beban bisa diangkat APBN," kata dia.

Di sisi lain pemerintah juga telah memberikan dukungan lain berupa bantuan sosial (bansos). Dia menyebut anggaran untuk bansos juga sudah ditambah untuk membantu UMKM dan memberikan insentif dan program.

Namun, Menteri Sri Mulyani mengakui upaya itu juga belum sepenuhnya mengangkat beban UMKM. "Tidak seluruh beban itu bisa diangkat oleh keuangan negara," kata dia.

Maka dari itu, Menteri Sri Mulyani meminta peran para pemangku kepentingan turut meringankan beban pelaku UMKM. Baik dari filantropis, bank sentral pemerintah daerah dan berbagai pihak swasta.

"Makanya kerja sama stakeholder ini sangat penting dan patut untuk terus ditingkatkan," pungkasnya.

Baca juga:
Dorong UMKM Tembus Ekspor, Ditjen Bea Cukai Buka Klinik Pelatihan
Hadapi New Normal, Start Up Ini Rilis Aplikasi untuk Permudah UMKM Belanja dari Rumah
Berdayakan Penyandang Disabilitas Bangun UMKM dan Mandiri
Menteri Teten Dorong Diversifikasi Ekonomi Bali
Kenaikan Tarif Ancam Turunkan Pendapatan Ojek Online
Keunggulan Bali yang Tak Dimiliki Daerah Lain di Indonesia
Genjot Daya Saing, Kemenkop UKM Tingkatkan Kapasitas 425 SDM UMKM di Bali

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini