Menteri Rudiantara sindir perusahaan start-up tak berani lepas saham di BEI

Kamis, 12 Juli 2018 12:22 Reporter : Merdeka
Menteri Rudiantara sindir perusahaan start-up tak berani lepas saham di BEI Kominfo Rudiantara. ©2018 Merdeka.com/Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara menyindir perusahaan rintisan (start-up) yang belum mencatatkan saham perdananya (Innitial Public Offering/IPO) di bursa saham hingga sampai saat ini.

Hal ini disampaikan Rudiantara pada saat IPO PT NFC Indonesia Tbk (NFCX) pagi ini di Bursa Efek Indonesia (BEI).

"NFCX ini adalah perusahaan digital yang kedua yang melantai di bursa. Walaupun mereka belum unicorn, tapi ada keberanian masuk ke bursa di Indonesia," tuturnya di Gedung BEI.

Kata Rudi, yang terpenting bagi unicorn untuk menjadi perusahaan terbuka (go public) adalah persoalan waktu dan penawaran yang juga ditawarkan atau diterima.

"Jadi ini hanya masalah waktu dan masalah size dari pada offering-nya sendiri," ujarnya.

Oleh karena itu, dia berharap perusahaan-perusahaan yang nilai valuasinya sudah melebihi USD 1 miliar untuk segera catatkan saham perdana mereka di pasar modal.

"Makanya saya berharap unicorn-unicorn lainnya inu berani masuk ke Bursa Efek Indonesia," tandas dia.

Reporter: Bawono Yadika

Sumber: Liputan6.com [idr]

Topik berita Terkait:
  1. Bursa Saham
  2. Digital Startup
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini