Menteri Rini Teteskan Air Mata Saat Peresmian Menara Astra

Rabu, 20 Februari 2019 11:28 Reporter : Merdeka
Menteri Rini Teteskan Air Mata Saat Peresmian Menara Astra Menteri BUMN Rini Soemarno resmikan Menara Astra. ©2019 Liputan6.com

Merdeka.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menangis saat meresmikan Menara Astra di daerah Sudirman, Jakarta Selatan pagi ini. Menara Astra menjadi proyek percontohan Astra Property yang kini menjadi rumah baru bagi PT Astra International Tbk, anak perusahaan Astra dan perusahaan lainnya.

Seperti diketahui Menteri BUMN Rini Soemarno merupakan Presiden Direktur PT Astra International pada periode 1998. Dirinya kedapatan menangis pada saat acara Menara Astra Grand Launching di depan lukisan pendiri Astra International yaitu William Soeryadjaya.

Presiden Director PT Astra International Tbk Prijono Sugiarto mengatakan, dengan adanya kantor Astra di distrik bisnis paling strategis di Jakarta, perusahaan ingin menjadikan Menara Astra persembahan terbaik bagi Indonesia. Peresmian ini menurut dia juga sekaligus sebagai bentuk reunian antar sesama pendiri Astra.

"Terima kasih untuk bapak-ibu, Ibu Menteri datang. Saya lihat ini sebagai suatu reuni semuanya hadir di sini. Ibu Rini merupakan Presiden Direktur kita dulu. Jadi kalau dikatakan reuni mungkin memang ini reuni yang sengaja kita rancang untuk bapak-ibu disini," ujarnya di Gedung Astra, Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (20/2).

Dia melanjutkan, peresmian hari ini spesial mengingat tepat pada hari ini perusahaan merayakan hari jadinya yang ke-62. "Saya selalu ingat dulu itu bermula dari jalan kecil di Sabang, Oom dirikan dengan cita-cita mulia agar semua penghuninya bisa bernaung dan juga siapapun mitra kerjanya bisa nikmati dari apa yang Astra cita-citakan. Ini yang buat kami dari grup Astra tetap agungkan Oom karena dia adalah seseorang yang kita kagumi karena nilai-nilai kebaikannya kepada kami semua di Astra," ujarnya.

Sebagai informasi saja, menyentuh usianya yang telah sampai 62 tahun berkarya, Astra International telah memiliki banyak lini bisnis. Itu seperti otomotif, jasa keuangan, alat berat, konstruksi energi, agri bisnis, infrastruktur logistik, teknologi informasi, serta properti bisnis.

Reporter: Bawono Yadika Tulus

Sumber: Liputan6 [bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini