Menteri Rini minta BUMN beralih jadi penghasil dolar terbesar

Selasa, 22 September 2015 16:37 Reporter : Angga Yudha Pratomo
Menteri Rini minta BUMN beralih jadi penghasil dolar terbesar Menteri BUMN Rini Soemarno. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno meminta sejumlah perusahaan pelat merah raksasa menjadi mesin penghasil valuta asing. Saat ini, mereka hanya bertindak sebagai pemakai valuta asing terbesar.

"Ke depan secara nett, saya harapkan penyumbang devisa terbesar, jangan pengguna devisa terbesar. Harus mampu, itu harapan saya," kata Rini di Jakarta, Selasa (22/9).

Dia mengungkapkan, Pertamina membutuhkan banyak dolar untuk mengimpor bahan bakar minyak. Serupa, PT Perusahaan Listrik Negara juga menggunakan banyak dolar untuk menggarap proyek pembangkit listrik.

Di sisi lain, menurut Rini, perusahaan pelat merah semacam Garuda Indonesia semestinya bisa mengoptimalkan penerbangan luar negerinya untuk mengeruk devisa. Pun Telkomsel, bisa mengeruk hal serupa lewat ekspansi penjualan ke luar negeri.

"Mampu nggak? Garuda Indonesia yang sering ke luar negeri, harusnya bisa dong dapat dolar lebih besar. Lalu Telkom jualan telkomsel di mancanegara," ungkapnya.

Terlepas dari itu, Rini meminta perusahaan pelat merah pandai mengelola risiko nilai tukar.

"Sehingga lindung nilai penting. Saya lebih senang kalau internal hedging. Bagaimana beli dolar biar nggak goncangkan pasar. Ini yang saya harapkan dapat dilakukan BUMN." [yud]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini