Menteri Rini Masih Kaji Pembentukan Holding Perhubungan Udara

Selasa, 16 April 2019 13:30 Reporter : Merdeka
Menteri Rini Masih Kaji Pembentukan Holding Perhubungan Udara Ilustrasi pesawat. ©2014 Merdeka.com/Shutterstock/IM_photo

Merdeka.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menyatakan dirinya masih mengkaji pembentukan sejumlah holding, salah satunya holding perhubungan udara. Sebab, saat ini juga tengah berproses yaitu holding konstruksi, perbankan dan asuransi.

"Itu banyak, bukan hanya holding penerbangan, ada holding konstruksi, kita sedang proses perbankan, asuransi," ujar dia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Selasa (16/4).

Namun demikian, lanjut Rini, pihaknya masih melihat sisi positif dan negatif dari pembentukan holding ini. Selain itu, pembentukan holding ini juga nantinya perlu persetujuan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Semuanya masih dilihat, jadi kita membuat draf pp, tapi itu masih dibicarakan positif negatifnya, jadi makan waktu, jadi tenang-tenang saja. Belum nanti dibicarakan dengan Presiden," tandas dia.

Sebelumnya, Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei, dan Konsultan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Gatot Trihargo menargetkan, holding BUMN di sektor sarana dan prasarana perhubungan udara akan terbentuk tahun ini.

"(Target selesai) Semester 1 2019," kata Gatot di Gedung Bursa Efek Indonesia, Senin (15/4).

Menurutnya, dengan adanya holding ini, maka akan meningkatkan kemampuan keuangan perusahaan.

"Holding kan kita ambil secara company-nya saja jadi lebih mudah kalau nanti bicara sebagai holding yang strategi kan lebih mudah. Jadi bisnis yang ada kita turunkan jadi untuk holding jauh lebih bagus," imbuhnya.

Reporter: Septian Deny

Sumber: Liputan6.com [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini