Menteri Rini: BUMN sekarang sudah lebih baik dibanding 3 tahun lalu

Selasa, 18 April 2017 11:17 Reporter : Idris Rusadi Putra
Menteri Rini: BUMN sekarang sudah lebih baik dibanding 3 tahun lalu Menteri BUMN Rini Soemarno dan bos perusahaan BUMN. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Kementerian badan Usaha Milik Negara (BUMN) hari ini merayakan ulang tahun yang ke-19. Sejumlah direksi BUMN, pejabat eselon kementerian BUMN serta Rini Soemarno berkumpul bersama di lapangan parkir kementerian. Berbagai acara digelar, mulai dari lomba antar direksi hingga permainan catur.

Dalam acara ini, Menteri Rini sempat menyatakan kebingungannya tas didirikannya Kementerian BUMN dulu. Pada awal didirikan 19 tahun lalu, Kementerian BUMN ditugaskan untuk menyatukan perusahaan pelat merah yang sebelumnya berada di bawah koordinasi kementerian teknis di masing-masing sektor. Namun, saat ini yang membingungkan baginya adalah kementerian tersebut harus bertindak sebagai birokrat murni atau pebisnis secara profesional yang mencari keuntungan.

"Kementerian BUMN dulunya didirikan kenapa? Mungkin memang susah menjawab, karena banyak saya rasa waktu didirikan ini Kementerian BUMN menteri pertamanya pak Tanri Abeng. Proses yang cukup berat, tapi kembali kurang jelas sebenarnya KBUMN lebih bertindak ke birokrasi atau profesional korporasi. Mungkin ini proses yang memakan waktu yang sebetulnya hubungan dengan kementerian teknis belum jelas," ucap Rini.

Mengenai masalah ini, Rini mengaku telah membicarakannya dengan Presiden Joko Widodo. Dia berharap Kementerian BUMN dapat dikelola secara profesional, namun di saat yang sama juga harus bisa menjadi perpanjangan tangan pemerintah guna merealisasikan program-program pemerintah.

"BUMN harus bisa dikelola secara profesional tapi pada saat yang sama harus bisa jadi kepanjangan tangan pemerintah untuk mendorong pembangunan dan merealisasikan program pemerintah, yang lebih bisa dikalkulasi secara komersial," katanya.

Saat ini, Rini mengaku BUMN sudah jauh lebih baik dibanding 3 tahun lalu. Dalam kesempatan ini, Rini juga meminta maaf karena sering marah untuk kemajuan BUMN.

"Dalam 2,5 tahun kita melihat bersama dengan seluruh Kementerian BUMN, saya merasa bahwa kita sekarang sudah jauh lebih baik dibanding 3 tahun lalu. Mohon maaf pasti bapak dan ibu sudah bosan dengerin saya marah-marah. Saya minta maaf, walaupun belum hari raya." [sau]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini