Menteri Jonan minta Rp 56,46 triliun untuk subsidi listrik di 2019

Kamis, 6 September 2018 12:27 Reporter : Merdeka
Menteri Jonan minta Rp 56,46 triliun untuk subsidi listrik di 2019 Jonan. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan meminta subsidi tarif listrik sebesar Rp 56,46 triliun dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2019. Usulan tersebut lebih tinggi dari anggaran 2018.

Jonan mengatakan, pemerintah akan tetap memberikan subsidi listrik untuk golongan 450 Volt Amper (VA) dan 900 VA tidak mampu pada 2019.

"Subsidi listrik akan tetap diberikan seluruh pelanggan rumah tangga 450 VA dan rumah tangga miskin dan rentan 900 VA," kata Jonan, saat rapat dengan Komisi VII DPR, Jakarta, Kamis (6/9).

Menurut Jonan, usulan besaran subsidi listrik dalam RAPBN 2019 berdasarkan asumsi harga minyak Indonesia (Indonesian Crude Price/ICP) USD 70 per barel dan kurs Rp 14.400 per USD.

Untuk diketahui, besaran subsidi tarif listrik RAPBN 2019 lebih tinggi dibanding subsidi tarif listrik pada tahun ini sebesar Rp 47,66 triliun.

Usulan subsidi tarif listrik tersebut dilatarbelakangi tumbuhnya pelanggan baru dengan daya 450 VA, pelanggan tersebut baru menikmati sambungan listrik. Penyambungan pelanggan baru ini untuk meningkatan penyebaran kelistrikan (rasio elektrifikasi).

"Pelanggan daya 450 VA akan tumbuh, mungkin sesuai arahan ada ekspansi meningkatan rasio elektrifikasi ada desa baru yang teraliri listrik 450 VA," tuturnya.

Menurut Jonan, saat ini rasio elektrifikasi sudah mencapai 97,13 persen, melebihi target yang ditetapkan tahun ini 97,5 persen. "99,9 persen di akhir 2019. Ini tentunya kebijakan tidak bisa diambil yang di bawah," tandasnya.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6.com [idr]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini