Menteri Jonan: BPPT Ada Karena BJ Habibie

Kamis, 12 September 2019 13:34 Reporter : Merdeka
Menteri Jonan: BPPT Ada Karena BJ Habibie BJ Habibie. ©2016 merdeka.com/arie sunaryo

Merdeka.com - Berpulangnya Baharudin Jusuf Habibie ke pangkuan ilahi membuat seluruh pihak berduka. Sosok BJ Habibie pun meninggalkan kenangan sejumlah kalangan termasuk Menteri Kabinet Kerja.

Salah satunya adalah Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan. Mantan Direktur Utama Kereta Api Indonesia tersebut memiliki kekaguman terhadap Habibie.

Menteri Jonan mengaku dalam beberapa kesempatan berdiskusi dengan Habibie, ‎mendapat nasihat untuk membawa bangsa ini menjadi lebih maju mengikuti perkembangan teknologi. ‎"Belakangan kadang-kadang ya saya juga dapat ngobrol beliau, banyak nasehat beliau,"‎ kata Menteri Jonan, di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (12/9).

Menteri Jonan melanjutkan, kepergian BJ Habibie membuat Indonesia kehilangan satu tokoh yang mendorong perkembangan teknologi modern. "Adanya BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi) juga dari beliau. Beliau adalah cikal bakal sosok nasional," jelasnya‎.

Menteri Jonan mengenal sosok Habibie sejak usia belasan ketika duduk di bangku sekolah menengah, ketika Habibie memimpin Departemen Riset Teknologi. Menteri Jonan mengatakan, Habibie memberikan inspirasi banyak tentang perkembangan teknologi di Indonesia dan membawa semangat bangsa ini untuk membangun dunia kedirgantaraan.

Habibie juga pihak yang mendorong penciptaan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN). "Beliau selalu berikan banyak inspirasi tentang perkembangan teknologi," kenang Menteri Jonan.

Menurut Menteri Jonan, Habibie merupakan sosok yang se‎mangatnya tidak pernah padam, sampai menjelang wafat pun semangatnya masih tetap sama ketika masih muda. Hal ini pun menjadi pelajaran bagi Menteri Jonan untuk tetap semangat bekerja meski usia terus bertambah.

"Kesan saya, BJ Habibie orang yang semangatnya tidak pernah padam sampai beliau wafat usia 83 tapi kalau bicara semangatnya masih sama," ujarnya.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6 [bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini