Menteri ESDM minta bos anyar Pertamina bebas agenda politik

Jumat, 28 November 2014 13:40 Reporter : Saugy Riyandi
Pertamina. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said enggan membeberkan calon orang nomor satu di PT Pertamina (Persero). Menurut dia, pemilihan pemimpin Pertamina merupakan tanggung jawab Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno.

"Itu urusan Menteri BUMN. Mungkin bisa eksternal dan bisa dari internal," ujar Sudirman di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (28/11).

Namun, Sudirman mengaku memiliki harapan untuk bos Pertamina baru. Harapannya, kata dia, mampu membawa Pertamina menjadi perusahaan yang kuat, lebih profesional dan mampu menjadi pemain global.

"Harapan paling tinggi saya untuk Pertamina adalah bisa menjauhkan diri dengan agenda-agenda politik karena politik sering mengerdilkan barang besar ini. Pertamina harus dikelola bersih, transparan dan membangun sistem yang kuat," kata dia.

Selain itu, Sudirman menegaskan orang yang bakal memimpin perusahaan besar tersebut tidak boleh ada titipan dari partai politik. Lantaran, dapat membebani kinerjanya serta perusahaan dalam melayani masyarakat.

"Saya kira periode ini clear, enggak ada intervensi dari mana-mana. Itu membebani orang karena dia masuk atas titipan," pungkas dia. [bim]

Topik berita Terkait:
  1. Menteri ESDM
  2. Pertamina
  3. Sudirman Said
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.