Menteri Erick Soal Peluang Sandiaga jadi Direksi BUMN: Tidak Mungkin

Kamis, 5 Desember 2019 14:30 Reporter : Merdeka
Menteri Erick Soal Peluang Sandiaga jadi Direksi BUMN: Tidak Mungkin Erick Thohir rapat dengan Komisi VI DPR. ©2019 Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, membantah kabar bahwa Wakil Ketua Umum Gerindra Sandiaga Uno mendapat jabatan di jajaran BUMN. Menurutnya, Sandiaga telah memposisikan sebagai politikus.

"Tidak mungkin. Saya rasa Pak Sandi sudah memposisikan dirinya sebagai politikus, beliau banyak roadshow ke daerah-daerah," kata Erick di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Kamis (5/12).

Dia menegaskan, jika Sandiaga bergabung, maka dia harus mengundurkan jabatan di partai besutan Prabowo Subianto itu.

"Kalau beliau bergabung ke BUMN, beliau harus mengundurkan diri sebagai Wakil Ketua Umum Gerindra. Padahal baru gabung lagi," ungkap Menteri Erick.

Saat ditanya soal peluang Sandiaga gabung BUMN, menurutnya sangat kecil. "Saya rasa kansnya sangat kecil," pungkasnya.

1 dari 1 halaman

Sandiaga Uno Tegaskan Tak Ada Tawaran Jadi Direksi BUMN

Pengusaha Sandiaga Salahuddin Uno, menegaskan, tidak ada tawaran apapun terhadap dirinya untuk menjadi salah satu direksi Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Pernyataan ini sekaligus mengklarifikasi adanya anggapan bahwa dirinya telah ditawari kursi oleh Menteri BUMN, Erick Thohir.

"Tidak ada (tawaran), tidak ada pembicaraan dan menurut saya BUMN itu perlu dikelola dengan the best of the best of talent," kata Sandiaga saat ditemui di Jakarta, Rabu (20/11).

Sandiaga menilai, posisi BUMN itu harus betul-betul bukan berasal dari kalangan politik. Sementara dirinya sadar konsekuensi yang diterima apabila berada di perusahaan pelat merah. Artinya jabatan di partai politik harus dilepaskan terlebih dahulu dan hal itu bukan menjadi pilihan Sandi.

"Saya sampaikan BUMN itu tempat yang harus betul-betul tidak berpolitik, sebagai kader dari Gerindra saya sampaikan kepada Pak Erick BUMN ini akan sangat disorot karena stakeholder ini punya rakyat jadi jangan dia nanti pusing karena aspek politik nanti yang mendominasi," jelasnya.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan, untuk berkontribusi dalam pemerintahan tidak harus menjabat menteri dan menjadi salah satu direksi BUMN. Di manapun, dirinya mengaku siap untuk berkontribusi kepada negara.

"Saya ingin berada di tengah masyarakat, dan itu yang sudah saya sampaikan ke Pak Erick. Dan sangat mengerti. Saya sampaikan saya pasti akan bantu pemerintah merealisasikan target targetnya. Tapi tentu pembicaraan tadi tentang posisi di BUMN tidak pernah, kami tidak pernah berdiskusi posisi spesifik. mudah mudahan teman-teman bisa klarifikasi," tandasnya.

Reporter: Putu Merta Surya Putra

Sumber: Liputan6

[bim]

Baca juga:
Kemenhub Sanksi Garuda Indonesia Jika Terbukti Bersalah Angkut Harley Ilegal
Bertemu Mahfud MD, Erick Bahas Jajaran BUMN Terpapar Radikalisme
Menteri Erick Minta Pejabat Garuda Indonesia Penyelundup Harley Mundur Hari ini
Erick Thohir Ancam Tutup PT PANN yang Sempat Bikin Bingung Sri Mulyani dan DPR
Deretan BUMN Miliki Bisnis Hotel Hingga Buat Heran Erick Thohir

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini