Menteri Erick Dorong Pengusaha Terdampak Pandemi Berani Ambil KUR

Selasa, 28 September 2021 14:47 Reporter : Merdeka
Menteri Erick Dorong Pengusaha Terdampak Pandemi Berani Ambil KUR Erick Thohir Sapa Nasabah. ©2021 Istimewa

Merdeka.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir mengajak enam finalis GirlsTakeOver untuk meninjau langsung kolaborasi dalam holding Ultra Mikro di salah satu kantor BRI di Jakarta, Selasa (28/9). Pada kesempatan tersebut, dia berkesempatan untuk menyapa salah satu nasabah dari Pegadaian yang akan mengajukan pinjaman.

Terlihat nasabah yang menggunakan kacamata tersebut akan menggadaikan cincin kawinnya karena pekerjaannya yang terdampak pandemi covid-19. Dia harus menjual segala aset yang dimilikinya.

Dengan telah mulai bangkitnya usaha saat ini, dia menggadaikan cincin kawinnya untuk bisa kembali bekerja sebagai fotografer. Rencananya uang tersebut akan digunakan membeli kamera.

"Gadai Cincin pak, cincin kawin. lagi butuh modal, usaha saya di bidang foto, aset kami sempat dijual, dan sekarang jadi baru mulai lagi," katanya.

Menteri Erick menanyakan kesiapan nasabah tersebut untuk mau mengambil KUR dari BRI selain dari menggadaikan cincin berharganya. "Kamu ambil KUR tidak?" tanya Menteri Erick.

"Kalau utang buat produktif tidak apa, kadang-kadang kita tidak disiplin, utang buat usaha dipake makan. Nah dipake beli motor itu problem,” tambahnya.

Menteri Erick menambahkan, jika memanfaatkan utang untuk kegiatan produktif, nantinya hasil dari kegiatan tersebut baru bisa digunakan untuk kegiatan konsumtif.

"Bahwa utang ini untuk produksi untungnya baru dipakai makan atau konsumtif, di UMKM kadang ada godaan, ini dipakai untuk hal-hal konsumtif," katanya.

Menteri Erick kemudian meminta nasabah tersebut untuk mempelajari lebih jauh tentang program pinjaman, baik dari BRI maupun PNM. "Ada PNM ada BRI, coba dipelajari ya," katanya.

Diketahui, nasabah tersebut jika dalam keadaan banyak pekerjaan, mampu mengumpulkan pendapatan sekitar Rp 8 juta dalam satu bulan.

Hal ini yang menjadi landasan Menteri Erick meminta nasabah tersebut untuk mau mencoba program pinjaman dari Holding Ultra Mikro, baik BRI maupun PNM.

2 dari 2 halaman

Pulihkan Ekonomi, Pemerintah Permudah Penyaluran KUR

pemerintah permudah penyaluran kur

Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto mengapresiasi salah satu pengusaha UMKM di Desa Sidowayah, Kecamatan Polanharjo, Klaten-Jawa Tengah yang berani mengajukan pinjaman KUR dengan plafon Rp 200 juta bertenor 5 tahun. Menurutnya, penyaluran KUR ini bisa berkontribusi bagi pemulihan ekonomi nasional.

"Penyaluran KUR diharapkan dapat berkontribusi bagi pemulihan ekonomi nasional," kata Airlangga saat mengunjungi Omah Aneka Satwa dan Seni (OASSE) di Klaten, Jawa Tengah, Jumat (24/9).

Kemudahan akses KUR, kata Menko Airlangga merupakan upaya pemerintah mempermudah masyarakat dalam mengakses pembiayaan. Apalagi saat ini pemerintah memberikan subsidi 3 persen kepada debitur KUR.

Pencapaian realisasi KUR saat pandemi Covid-19 tahun di 2020 tercatat sebesar Rp 198,53 triliun. Angka ini lebih baik dibandingkan masa pra pandemi di 2019 yang sebesar Rp 140,1 triliun. Demi membantu masyarakat Pemerintah pun meningkatkan target penyaluran KUR menjadi Rp 285 triliun.

Pemerintah juga telah melakukan berbagai upaya yakni dengan mengeluarkan relaksasi kebijakan KUR. Antara lain peningkatan KUR tanpa agunan tambahan dari Rp 50 juta menjadi Rp100 juta. Tambahan subsidi bunga KUR sebesar 6 persen pada 2020 dan 3 persen pada 2021. Penundaan pembayaran angsuran pokok KUR, perpanjangan jangka waktu dan penambahan limit KUR, serta relaksasi persyaratan administrasi.

"Jangan takut untuk mengambil KUR, karena sekarang Pemerintah menanggung bunganya 3 persen dari 6 persen, dan pinjaman ini juga sudah diasuransikan dengan Jamkrindo dan Askrindo, jadi bank tidak perlu khawatir kalau masih ada gagal bayar," jelas Airlangga.

Reporter: Arief Rahman

Sumber: Liputan6

Baca juga:
Pulihkan Ekonomi, Pemerintah Permudah Penyaluran KUR
Menko Airlangga ke UMKM: Manfaatkan KUR dengan Bunga 3 Persen
Pemerintah Terus Genjot Akses KUR untuk Petani Milenial
Pemerintah Maksimalkan Penyaluran KUR Dorong Pemulihan Ekonomi Rakyat
Per 13 September, Realisasi Penyaluran KUR Capai 63 Persen
Menko Airlangga ke Alumni Kartu Prakerja: Manfaatkan KUR dengan Bunga Pinjaman Rendah
Pemerintah Perpanjang Subsidi Bunga KUR Hingga Akhir Tahun, Pengusaha UMKM Semringah

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini