Menteri Basuki Klaim Telah Rehabilitasi 3.740 Hektare Tambak Garam

Rabu, 4 Desember 2019 16:31 Reporter : Anisyah Al Faqir
Menteri Basuki Klaim Telah Rehabilitasi 3.740 Hektare Tambak Garam Basuki Hadimuljono. ©Liputan6.com/Maulandy Rizki Bayu Kencana

Merdeka.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono terus menggenjot program revitalisasi tambak garam dan tambak ikan. Salah satu buktinya yaitu dengan membuat saluran dan bangunan pengaliran di sepanjang Indramayu, Jawa Barat.

"Tambak garam di Indramayu 8 ribu hektare," kata Basuki dalam Rakornas Kementerian Kelautan dan Perikanan di Hotel Borobudur Jakarta, Rabu (4/12).

Sepanjang tahun 2015-2019, Basuki menyebut telah membangun 410 ribu hektare dan merehabilitasi 3.740 hektar tambak garam. Tak hanya itu, jembatan sebagai akses jalan dari tambak ke jalan utama sudah dibangun.

Contohnya kata Basuki, di Muara Gembong Kabupaten Bekasi. Semula hanya ada jembatan gantung yang dipakai warga menuju jalan utama. Setelah Presiden Jokowi meninjau langsung, kini telah dibangun jembatan permanen.

"Sekarang sudah pakai yang permanen, ini langsung dilihat presiden agar produksinya juga meningkat," sambung Basuki.

1 dari 1 halaman

KKP Minta Revitalisasi Pertambakan

Ini sebagai jawaban dari permintaan Menteri KP Edhy Prabowo yang meminta Kementerian PUPR membuat infrastruktur sampai ke area pertambakan. Dia ingin para petani tambak di daerah bisa menikmati infrastruktur jalan. Sebab, buruknya infrastruktur di area pertambakan berakibat pada tingginya ongkos angkut hasil tambak.

Edhy menyebut biaya ongkos angkut garam lima kali lipat dari harga jual garam. "Harga angkutnya Rp1.200, harga garamnya Rp200," katanya saat menyampaikan pidato di acara Rakornas KKP 2019 di Hotel Borobudur Jakarta, Rabu (4/12). [idr]

Baca juga:
Menko Airlangga Perintahkan Kementerian Kelautan dan Perikanan Serap Garam Petani
Presiden Jokowi Banggakan Garam NTT Lebih Bagus dari Produk Impor Australia
Jokowi Sebut Potensi Garam NTT Capai 21 Ribu Hektare
Genjot Kualitas Garam Nasional, Pemerintah Gencar Cari Investasi
Tinjau Tambak, Jokowi Sebut Kualitas Garam Kupang Timur Lebih Bagus dari Australia
Bertolak ke NTT, Presiden Jokowi Dijadwalkan Tinjau Tambak Garam

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini