Menteri Basuki Bantah Tarif Tol Indonesia Lebih Mahal Ketimbang Malaysia

Selasa, 12 Februari 2019 13:43 Reporter : Merdeka
Menteri Basuki Bantah Tarif Tol Indonesia Lebih Mahal Ketimbang Malaysia Basuki Hadimuljono. ©Liputan6.com/Maulandy Rizki Bayu Kencana

Merdeka.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono menanggapi pernyataan yang menyebut bahwa tarif tol di Indonesia masih lebih mahal dibanding negeri tetangga seperti Malaysia.

Menurutnya, itu merupakan anggapan keliru yang tak berpegang pada data. "Katanya tarif tol di Indonesia itu paling mahal. Sebetulnya itu enggak betul, menurut BUJT (Badan Usaha Jalan Tol) itu ada datanya dan enggak betul," tegas dia saat ditemui di kantornya, Jakarta, Selasa (12/2).

Menurutnya, masa pembangunan tol pun turut berpengaruh terhadap penetapan tarif pada ruas tersebut. Sebagai perbandingan, dia menyoroti masa pembangunan beberapa jalan tol lawas seperti Tol Jagorawi dan Tol Jakarta-Cikampek (Japek).

"Kalau dibandingkannya dengan tahun investasi yang sama, kita lebih murah. Misalnya Rp 110 per km untuk Tol Jagorawi dan Tol Jakarta-Cikampek yang berkisar Rp 200 per km," sebutnya.

"Tapi kalau dibandingkan dengan Tol Batang Semarang yang Rp 1.500 per Km ya dia lebih mahal. Jadi tergantung melihatnya, bagaimana memanfaatkan datanya," dia menambahkan.

Sebelumnya, Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Pasangan Calon Nomor Urut 02 Prabowo-Sandi, Suhendra Ratu Prawiranegara, mengatakan bahwa tarif tol di Indonesia masih jauh lebih mahal dibandingkan dengan yang dikenakan di Malaysia.

"Sebagai contoh tarif Tol Johor Baru ke Kuala Lumpur yang dalam kisaran 50.5 Ringgit Malaysia. Jadi tarif jarak Kuala Lumpur-Johor Baru berkisar Rp 350 per Km," ujar dia dalam keterangan tertulis.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com [idr]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini