Menteri Bambang: Pemerintah Akan Tarik Diaspora Kembangkan Ibu Kota Baru

Selasa, 3 Desember 2019 12:34 Reporter : Supriatin
Menteri Bambang: Pemerintah Akan Tarik Diaspora Kembangkan Ibu Kota Baru Menteri Bambang Brodjonegoro dan Dubes Brasil Dubem Barbosa diskusi Pemindahan Ibu Kota. ©2019 Humas Bappenas

Merdeka.com - Menteri Riset Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional Bambang Brodjonegoro menghadap Presiden Joko Widodo pagi ini. Dia melaporkan rencana pembentukan badan riset dan inovasi nasional (BRIN) di ibu kota baru.

"Intinya kita ingin ibu kota baru itukan mencerminkan masa depan. Nah salah satu future masa depan adalah teknologi dan inovasi," jelas Menteri Bambang di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/12).

Menteri Bambang menjelaskan, nantinya BRIN mengembangkan Digital Hub dengan melibatkan unicorn. Guna mendukung hal tersebut, dipandang perlu adanya RnD (Research and Development) yang kuat dan inovasi.

Menurut Menteri Bambang, RnD sendiri tak akan berjalan bila ibu kota baru tak memiliki universitas yang berorientasi pada teknologi. "Syaratnya harus ada universitas yang berorientasi science teknologi dan matematik untuk mendukung sumber daya manusianya," ucapnya.

"Di samping juga kita akan coba rekrut diaspora Indonesia yang ada di mana mana itu. Mudah-mudahan bisa kita tarik dan bisa mendukung innovation center di ibu kota baru," sambung dia.

Para diaspora tersebut nantinya bisa bekerja di lembaga pemerintah atau swasta. Pemerintah, kata Menteri Bambang, akan menyediakan fasilitas yang bisa menunjang pengembangan sumber daya manusia dan munculnya peneliti baru di Tanah Air.

"Diaspora itu kita harapkan bisa diambil. Nanti yang penting kita menciptakan ekosistem sehingga para peneliti atau inovator terbaik ada di tempat itu (ibu kota baru)," katanya.

Baca Selanjutnya: Jokowi Ingin Istana di Ibu...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini