Mentan: Kalau harga pangan di DKI turun, daerah lain ikutan

Senin, 15 Juli 2013 20:28 Reporter : Saugy Riyandi
Pasar murah. ©2013 Merdeka.com/M. Luthfi Rahman

Merdeka.com - Untuk menekan harga bahan pangan yang saat ini memberatkan masyarakat, Kementerian Pertanian menggandeng Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menyelenggarakan Pasar Tani di Lapangan Monas, Jakarta.

Menteri Pertanian Suswono meyakini, strategi menggelar pasar murah akan berdampak cukup signifikan pada penurunan harga pangan di pasaran. Terlebih, DKI Jakarta menjadi barometer harga pangan di seluruh Indonesia.

"Kami dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, akan mengadakan pasar tani pada 18 Juli 2013 di Lapangan Monas karena DKI Jakarta jadi barometer harga pangan. Jadi kalau DKI Jakarta turun, semua akan turun," ujar dia dalam Sidang DEN ke-10 tahun 2013 di Kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta, Senin (15/7).

Dia menegaskan, pasar tani akan menjual hasil-hasil di bidang pertanian yang tergabung dalam asosiasi kelompok tani. Strategi itu diklaim dapat mengurangi biaya distribusi harga pangan di pasar. "Berbagai produk pertanian dari gapoktan (gabungan kelompok tani)," kata dia.

Suswono menjamin harga yang dijual di pasar murah tersebut adalah harga yang terjangkau oleh konsumen. Alasannya, pasar itu langsung menjual hasil bumi para petani kepada konsumen dan tanpa perantara.

"Dari petani, langsung dijual di sana. Jadi, petani mendapat tambahan harga yang menguntungkan dan konsumen juga mendapat harga yang murah," tegasnya. [noe]

Topik berita Terkait:
  1. Pasar Murah
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.