Mentan Jamin Distribusi Hewan Ternak Lancar Jelang Idul Adha

Senin, 23 Mei 2022 16:16 Reporter : Merdeka
Mentan Jamin Distribusi Hewan Ternak Lancar Jelang Idul Adha Mentan Syahrul Yasin Limpo. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo memastikan distribusi hewan ternak jelang Idul Adha akan berjalan lancar meski ada kekhawatiran penyebaran wabah penyakit mulut dan kuku hewan. Salah satu caranya yaitu dengan mendorong peran posko antar daerah.

Dia menjelaskan, posko-posko itu akan menentukan alur distribusi dari satu daerah ke daerah lainnya. Guna memastikan hewan yang didistribusikan dalam keadaan sehat dan aman.

"Kami sangat yakin bahwa kondisi menghadapi 14 hari sebelum Idul Adha semua posisi yang dibutuhkan, ternak yang akan dipotong sudah masuk grey area yang sudah akan kita sepakati," katanya dalam Raker dengan Komisi IV DPR RI, Senin (23/5).

Guna memastikan hal itu, Mentan Syahrul menegaskan telah memberikan pelatihan kepada dokter hewan di daerah merah atau terdeteksi wabah PMK sebagai langkah mitigasi. Dengan kondisi ini, dia mengaku cukup meyakini bisa mengantisipasi penyebaran PMK.

"Memang kita tak boleh abai dan lengah, memang dalam keadaan 14 hari ini masih satu kali lagi kita masih butuhkan konsentrasi yang sangat, bahwa apa yang sudah kita persiapkan sudah bisa dilakukan," ujarnya.

2 dari 2 halaman

Jutaan Hewan Ternak Terdampak PMK

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo menyebut bahwa ada jutaan hewan ternak yang terkena penyakit mulut dan kuku (PMK). Jumlah ini berdasarkan data per 17 Mei 2022 lalu.

Mentan Syahrul mengungkap, persebaran PMK ini telah menjangkit di 15 provinsi di Indonesia. Dari 15 provinsi tersebut tercatat ada sebanyak 13,8 juta ekor hewan ternak. Dari data tersebut, jumlah hewan ternak yang terdampak PMK adalah sebanyak 3,9 juta ekor. Sementara yang terkonfirmasi tes laboratorium ada sebanyak 13.968 ekor.

"Jumlah ternak yang terdampak sebanyak 3,9 juta ekor, yang mengalami sakit berdasarkan konfirmasi tes PCR di laboratorium sebanyak 13.968 ekor atau 0,36 persen dari populasi ternak yang terdampak," kata Mentan dalam Rapat Kerja dengan Komisi IV DPR RI, Senin (23/5).

Dari 15 provinsi tersebut, sebanyak 52 kabupaten/kota dikonfirmasi terdampak wabah PMK ini. Di samping itu, Mentan Syahrul mengungkap terjadi perkembangan yang cukup positif. Di antaranya ada hewan ternak yang dikonfirmasi telah sembuh sebanyak 2.630 ekor atau 18,83 persen.

"Melalui berbagai upaya yang dilakukan jajaran Kementan, yang bersinergi dengan lembaga lain dan Pemda, terdapat perkembangan yang cukup menggembirakan, ternak sembuh sebanyak 2.630 ekor atau 18,83 persen dari ternak sapi dan yang mati 99 ekor atau 0,71 persen dari ternak sakit," paparnya.

Reporter: Arief Rahman Hakim

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Jutaan Hewan Ternak Terdampak PMK, Kerugian Ditaksir Capai Rp9,9 Triliun
Daging Ternak Terinfeksi PMK Masih Bisa Dikonsumsi, Bupati Lamongan Beri Tips Ini
Gerindra Usul Pemerintah Beri Bantuan Peternak yang Merugi Akibat Wabah PMK
PMK Menjangkiti Hewan Ternak di Enam Wilayah Sumut
Antisipasi Penyakit Menular, Pemerintah Didorong Perkuat Ketahanan Kesehatan

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini