Menperin Inisiasi Pusat Teknologi Produksi Laptop Dalam Negeri

Kamis, 22 Juli 2021 15:45 Reporter : Merdeka
Menperin Inisiasi Pusat Teknologi Produksi Laptop Dalam Negeri Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita. ©2020 Liputan6.com/Tira Santia

Merdeka.com - Kementerian Perindustrian menginisiasi pusat teknologi atau Engineering Center untuk produksi komputer jinjing atau laptop yang dapat digunakan untuk menciptakan pasar dan menarik investasi industri terkait.

"Untuk menciptakan pasar sesuai dengan skala industri, maka perlu diinisiasi pembuatan laptop dengan standar dan desain yang sama khususnya untuk kebutuhan Pemerintah yang dapat dilakukan melalui pembentukan Engineering Center," ujar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam konferensi pers virtual tentang Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri pada Sektor Pendidikan di Jakarta, Kamis (22/7).

Menperin menambahkan, terbentuknya ekosistem laptop mulai dari Intellectual Property (IP) hingga komponen utama dan pendukung produk Laptop di dalam negeri merupakan peluang besar bagi pengembangan industri di dalam negeri, bukan hanya industri besar namun juga industri kecil.

Berdasarkan perhitungan dengan para produsen Laptop, perakitan satu sampai dua juta Laptop di dalam negeri akan mendorong original design manufacturer (ODM) Laptop hingga tertarik memperkuat ekosistem Laptop di Indonesia.

"Saat ini, dengan dukungan dari Kemendikbudristek maka Laptop yang bisa dirakit di dalam negeri mencapai 300 – 400 ribu Unit sehingga perlu dukungan semua pihak untuk memperluas pangsa pasar Laptop dalam Negeri," ungkap Menperin.

Selanjutnya, kepastian pasar yang berkelanjutan untuk produk Laptop akan mendorong para produsen lokal membuat IP lokal (Industrial Design (model), Electrical Design, Mechanical Design) sehingga akan mendorong efisiensi produksi Laptop di dalam negeri.

Agus mengatakan, Engineering Center tersebut, selain untuk produk Laptop, juga dapat digunakan untuk Pengembangan Industri Semikonduktor di Dalam Negeri.

Industri semikonduktor itu akan menjadi produk yang sangat strategis di masa mendatang terutama di Era Industri 4.0 yg akan menggunakan chipset dalam semua aktivitas industri dan kehidupan sehari-hari. "Dengan demikian, Indonesia harus mempunyai kemandirian dalam disain dan produksi semikonduktor," kata Agus.

Baca Selanjutnya: Finalisasi Aturan...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini