Menperin: Harga gas tak turun, Krakatau Steel berhenti beroperasi

Selasa, 25 Oktober 2016 15:16 Reporter : Hana Adi Perdana
Menperin: Harga gas tak turun, Krakatau Steel berhenti beroperasi Krakatau Steel. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengungkapkan, lambatnya pembahasan mengenai penurunan harga gas untuk industri memberi dampak negatif bagi industri saat ini. Salah satunya adalah berhenti beroperasinya PT Krakatau Steel untuk sementara waktu.

Airlangga menjelaskan, sejumlah industri seperti industri baja, kertas, keramik dan kaca saat ini tengah mengalami kesulitan karena belum turunnya harga gas untuk industri. ‎‎

"Ada beberapa sektor industri yang kesulitan beroperasi dengan harga gas yang tinggi, seperti baja, kemudia sebagian paper, keramik, kaca," ujarnya di Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Selasa (25/10).

‎Airlangga menegaskan, industri yang saat ini tengah menghentikan operasinya sementara, akan kembali beroperasi apabila harga gas benar-benar telah efektif turun. ‎

"Yang memang kurang beruntungnya, beberapa sedang berhenti produksi, termasuk Krakatau Steel yang menghentikan pembuatan bajanya," tuturnya.

Kendati demikian, Airlangga berjanji pihaknya akan secepat mungkin menurunkan harga gas untuk industri. Saat ini, pihaknya bersama Kementerian ESDM masih terus menggodok kebijakan tersebut.‎

"Diperlukan adanya penyesuaian di hulu terutama transfer harga di hulu. Hitungannya sudah dibuat, minggu depan ada rapat dengan Kementerian ESDM dan akan dibawa ke Menko untuk singkronisasi.‎ Ini diharapkan selesai pada November (2016), memang masih harus menunggu realisasi untuk penurunan harga gas ini," pungkasnya. [sau]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini