Menperin Apresiasi Penangguhan Program Truk Kelebihan Muatan Hingga 2022

Selasa, 28 Januari 2020 16:48 Reporter : Merdeka
Menperin Apresiasi Penangguhan Program Truk Kelebihan Muatan Hingga 2022 Agus Gumiwang. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah sepakat untuk tidak menunda pembebasan angkutan berlebih muatan atau Zero Over Dimension Over Load (ODOL).

Namun, ada pengecualian untuk kendaraan ODOL yang mengangkut 5 komoditas industri, yakni kendaraan berat pengangkut semen, baja, kaca lembaran, beton ringan, dan air minum kemasan.

Dispensasi itu diberikan hingga maksimal tahun 2022. Bagi barang produksi lain, masa tangguh program Zero ODOL akan tetap berlaku sampai 2021.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengapresiasi langkah Kemenhub yang mau memberikan masa transisi bagi kendaraan industri berlebih muatan untuk beradaptasi dengan aturan tersebut.

"Saya kira itu suatu pertimbangan yang cukup positif. Bahwa Kementerian Perhubungan punya political will untuk memberikan fleksibilitas agar industri punya masa transisi yang cukup sehingga Kementerian Perhubungan memberikan space sampai 2022," tuturnya di Jakarta, Selasa (28/1).

1 dari 1 halaman

Baru Komunikasi Akan Diberi Masa Transisi

akan diberi masa transisi rev1

Akan tetapi, Agus mengaku dirinya belum diberi tahu Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi seputar masa dispensasi untuk 5 kendaraan berat yang sampai 2022. Kemenperin sendiri sebelumnya sempat mengajukan agar masa tangguh bisa diberikan lebih lama satu tahun hingga 2023, namun ditolak Kemenhub.

"Dan saya harus double check lagi, karena ketika saya berbicara dengan pak Menhub beliau tidak membatasi pada 5 sektor industri. Beliau mengatakan pada saya bahwa akan diberikan masa transisi sampai 2022," ungkapnya.

Kendati begitu, dia akan tetap mematuhi aturan yang telah dibuat Kemenhub, termasuk mulai berlakunya program Zero ODOL di beberapa ruas yang lalu lintasnya padat seperti Tol Jakarta-Cikampek dan Gresik.

"Tapi itu undang-undang. Tentu tugas Kementerian Perindustrian mencari jalan keluar tanpa kita harus melangkahi undang-undang yang ada," tukas Agus.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com [idr]

Baca juga:
Truk Kelebihan Muatan Dilarang Menyeberang Merak-Bakauheni Mulai Bulan Depan
Menperin Agus Gumiwang: Pelarangan Truk Kelebihan Muatan Sulitkan Industri
Kakorlantas: Pelanggaran Over Dimension and Over Load Penyebab Kecelakaan Menonjol
Truk Dilarang Beroperasi saat Natal dan Tahun Baru di Garut
Nataru 2019, Mobil Besar Dilarang Melintas Mulai 20 Desember

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini