Menperin Airlangga janji studi pengembangan mobil listrik rampung Agustus 2018

Kamis, 12 Juli 2018 14:55 Reporter : Merdeka
Mobil listrik. ©2013 merdeka.com/idris rusadi putra

Merdeka.com - Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto menjanjikan studi terkait pengembangan mobil listrik akan rampung Agustus 2018. Namun demikian, dia belum menargetkan kapan kendaraan ramah lingkungan ini bisa diproduksi massal di dalam negeri.

Airlangga mengungkapkan, saat ini studi tersebut tengah dilakukan antara pemerintah, pemangku kepentingan seperti produsen otomotif dan perguruan tinggi.

"Mobil listrik kan kita sedang lakukan studi baik dengan stakeholder dari segi regulasi maupun dengan perguruan tinggi," ujar dia di Kantor BKPM, Jakarta, Kamis (12/7).

Studi tersebut salah satunya untuk melihat kesesuaian antara kendaraan listrik dengan kondisi di Indonesia, baik dari dalam hal iklim, kontur jalan maupun ketersediaan lokasi pengisian listriknya.

"Studinya tentu disesuaikan dengan kondisi Indonesia jadi tentu kan semua kendaraan perlu menyesuaikan terhadap kondisi iklim. Nah tentu ini yang sedang di studi di ITB, ITS, UGM dan yang lain," kata dia.

Studi tersebut ditargetkan rampung pada Agustus 2018. Namun setelah studi selesai, masih ada tahapan yang harus dilewati dalam rangka pengembangan kendaraan ini seperti sosialisasi kepada masyarakat, regulasi, insentif untuk produsen dan lain-lain.

"Ya studinya selesai dulu. nanti Agustus kita keluarkan dulu studinya. Setelah studi kan harus ada sosialisasi, ada kebijakan mengenai tarifnya mengenai PPNBM. Industri ini kan pembelinya adalah publik, sehingga dengan demikian publik harus diedukasi," jelas dia.

Sementara terkait dengan regulasi, Airlangga menjelaskan salah satu yang akan diatur yaitu soal standar kelayakan dari kendaraan tersebut. Selain itu juga ada pembicaraan dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terkait insentif yang akan diberikan untuk mendorong industri agar mau memproduksinya di dalam negeri.

"Regulasi yang kita perlukan di perhubungan untuk laik darat sudah ada perbaikan sedang dibahas. Nah tinggal kita yang terkait dengan fiskal, masih dibicarakan dengan Kemenkeu. Ini sudah lengkap. tinggal rapat teknis saja. Insya Allah bisa dalam waktu dekat. (Tahun ini selesai?) Iya," tandas dia.

Reporter: Septian Deny

Sumber: Liputan6.com [idr]

Topik berita Terkait:
  1. Mobil Listrik
  2. Kemenperin
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini