Menkop Teten Tak Ingin Jumlah UMKM Makin Banyak Tapi Usahanya Stagnan

Jumat, 20 Mei 2022 09:49 Reporter : Merdeka
Menkop Teten Tak Ingin Jumlah UMKM Makin Banyak Tapi Usahanya Stagnan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Teten Masduki mengatakan, Indonesia diprediksikan akan bisa masuk menjadi negara maju peringkat ke-4 pada 2045. Untuk itu, pemerintah menargetkan bisa mewujudkan 1 juta wirausaha mapan.

"Salah satunya syaratnya minimum 4 persen sekarang baru 3,18 persen. Kita banyak UMKM tapi skalanya mikro, baru sekadar memenuhi kebutuhan rumah tangga atau subsisten, bukan industri. Bagaimana Perpes Nomor 2 Tahun 2022 melahirkan wirausaha mapan," kata Teten saat ditemui di Yogyakarta, Jumat (20/5).

Hal ini tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) No.2 Tahun 2022 tentang Pengembangan Kewirausahaan Nasional 2021-2024. Pada tahun 2024, diprediksi usia produktif Indonesia akan mencapai 270 juta atau sebesar sebesar 68 persen dan terus meningkat sampai puncak di tahun 2036.

"Perpres ini menjadi fondasi untuk melahirkan sebanyak-banyaknya wirausaha muda yang produktif dan kreatif, menghasilkan UMKM Indonesia yang inovatif, kompetitif, siap dan tangguh baik di pasar dalam negeri maupun luar negeri," ujarnya.

Sebelumnya, Teten menegaskan tidak boleh membiarkan usaha mikro atau ultra mikro terus membesar dari sisi jumlah, namun mengalami stagnasi dalam pertumbuhan usahanya.

Menurutnya, memberdayakan usaha mikro menjadi wirausaha mapan sangat penting menjadi bagian dari kerja aktivis perubahan sosial, guna memperkuat ekonomi rakyat agar struktur ekonomi nasional lebih berkeadilan.

Faktanya saat ini, jumlah wirausaha Indonesia masih sangat terbatas, yakni baru 3,18 persen. Jauh tertinggal di bawah Singapura yang sudah di angka 8,76 persen, Thailand 4,26 persen dan Malaysia 4,74 persen. Bahkan, negara-negara maju sudah mencapai 10-12 persen. Indonesia menargetkan jumlah wirausaha di tahun 2024 sebesar 3,95 persen.

Reporter: Tira Santia

Sumber: Liputan6.com [azz]

Baca juga:
UMKM Terdampak Pandemi, Presidensi G20 Indonesia Diharap Beri Terobosan Kebijakan
Purunea, Sedotan dari Rumput Liar Indonesia Dibanggakan Menteri Sandiaga pada Dunia
Wapres Ma'ruf Amin Minta Kawasan Industri NIS Bersinergi dengan UMKM
Menkop Teten Sebut Produk Oleh-Oleh Jadi Kekuatan Ekonomi Daerah
Teten Masduki: Produk UMKM Harus Banjiri Marketplace
Dorong Transformasi digital, Pemerintah Buka Pelatihan KUMKM di Yogyakarta

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini