Menko Mahfud Sebut Kasus Century Tinggalkan Trauma Pejabat Saat Harus Tangani Corona

Sabtu, 25 Juli 2020 13:00 Reporter : Merdeka
Menko Mahfud Sebut Kasus Century Tinggalkan Trauma Pejabat Saat Harus Tangani Corona Menko Polhukam Mahfud MD. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Situasi ketidakpastian akibat pandemi Covid-19, memaksa pemerintah harus cepat tanggap. Baik dalam penanganan sekaligus pemulihannya. Maka dari itu, pemerintah mengeluarkan regulasi yang dapat melindungi pejabat dalam pengambilan keputusan terkait penanganan krisis ini.

Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD, mengakui masih ada trauma bagi sebagian personil pemerintahan terkait kebijakan terdahulu. Di mana, keputusan yang diambil secara cepat dalam keadaan mendesak, menjadi boomerang di kemudian hari.

"Ada trauma ketika kita harus membuat aturan-aturan yang cepat. Ada trauma di kalangan beberapa pejabat. Ini peraturan cepat, kalau sekarang masuk akal, nanti kalau sudah situasinya normal dipersoalkan lagi seperti yang sudah-sudah," kata Menko Mahfud dalam diskusi virtual, Sabtu (25/7).

Maka dari itu, pemerintah telah menerbitkan Peraturan Pemerintah pengganti Undang-Undang nomor 1/2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid- 19) dan/atau Dalam Rangka Menghadapi Ancaman yang Membahayakan Perekonomian Nasional dan / atau Stabilitas Sistem Keuangan Menjadi Undang-Undang.

Baca Selanjutnya: Kasus Century Tinggalkan Trauma...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini