Menko Luhut Ungkap Alasan Ahok Ditawari Jabatan di BUMN

Rabu, 13 November 2019 14:08 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Menko Luhut Ungkap Alasan Ahok Ditawari Jabatan di BUMN Menko Luhut dan Menteri Budi Karya Sumadi di HUT ke-9 Gojek. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bertemu dengan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. Ahok mengaku ditawari posisi di salah satu BUMN.

Merespons itu, Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menyebut, tidak mengetahui di mana Ahok bakal ditempatkan.

"Ya gatau kita tunggu aja," kata Luhut di SICC, Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/11).

Dia tak ingin spekulasi soal alasan Erick memilih Ahok. Namun, Menko Luhut mengakui kinerja Ahok bagus. "Ya kan dia kerjanya bagus kerjanya, boleh. Ya kita lihat saja ya," ucapnya.

Sentimen positif juga diungkapan oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, meski dia tak eksplisit menyebut nama Ahok. Dia menilai kalangan profesional memang boleh terlibat mengurus BUMN.

"Ini kita bicara profesional jadi kita tidak sebut nama. Sekarang ada beberapa profesional yang duduk di BUMN, seperti Telkom. Jadi itu bukan sesuatu yang baru," ucap Menko Airlangga.

Ahok sendiri belum mau membocorkan BUMN mana yang akan dia kelola. Dia juga mengaku belum tahu jabatan yang akan dia dapatkan.

1 dari 1 halaman

Sambangi Menteri Erick Thohir, Ahok Ditawari Jabatan di BUMN

Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau akrab disapa Ahok menyambangi kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) hari ini. Ahok datang mengenakan kemeja batik bercorak cokelat pada pukul 09.38 WIB dan bertemu dengan Menteri BUMN Erick Thohir.

Pantauan Liputan6.com, Ahok keluar dari gedung pukul 10.50 WIB. Pertemuan yang berlangsung selama kurang lebih 1,5 jam tersebut membahas tawaran Menteri Erick kepada Ahok untuk menjabat di salah satu BUMN.

"(Tadi) bicara soal BUMN dan saya mau dilibatkan di salah satu BUMN, itu aja," ujarnya singkat saat ditemui awak media di Kantor BUMN.

Untuk jabatan atau posisinya, Ahok belum tahu akan ditempatkan di mana, begitu pula penempatan BUMNnya. "Jabatan apa dan BUMNnya di mana, saya tidak tahu. Langsung tanya pak Menteri ya," imbuhnya.

Ahok mengatakan, dirinya juga belum mengetahui pasti kapan dia bakal secara resmi bergabung dengan BUMN. Namun, dia memperkirakan kemungkinan hal itu dilakukan bulan Desember mendatang.

Ketika ditanya kesediaan menjabat di BUMN, Ahok menjawab siap membantu demi negara. "Saya kalau buat negara, ya, saya mau. Apa aja untuk bantu negara saya mau," tutupnya.

Reporter: Tommy Kurnia Rony

Sumber: Liputan6

[bim]

Baca juga:
Sambangi Menteri Erick Thohir, Ahok Ditawari Jabatan di BUMN
BTN Incar Peningkatan Dana Murah di Bengkulu
Dapat Utang USD 1,5 Miliar, PLN Gunakan Untuk Modali Proyek Kelistrikan
Bos Bulog Beberkan Alasan Impor Daging Sapi dari Brasil Dibatalkan
Pemerintah Beri PLN Kemudahan Pembebasan Lahan Pembangunan Transmisi Kelistrikan
Lewat BIM, WIKA Siap Berdaya Saing dalam Kompetisi Global
Pertamina Bisa Pilih Blok Migas dari Hasil Survei Seismik

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini