Menko Luhut Soal Harga Avtur Mahal: Itu Masalah Lama

Selasa, 12 Februari 2019 15:14 Reporter : Wilfridus Setu Embu
Menko Luhut Soal Harga Avtur Mahal: Itu Masalah Lama Luhut Panjaitan. ©2016 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memanggil Direktur PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati terkait permasalahan tingginya harga avtur. Menurutnya, harga avtur sangat memengaruhi biaya penerbangan dan berimbas pada harga tiket pesawat.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa permasalahan tingginya harga avtur memang bukan persoalan baru. Untuk itu, dia akan mengecek lebih jauh terkait permasalahan tingginya harga avtur dan juga monopoli oleh Pertamina.

"Saya masih mau lihat itu. Karena itu memang masalah lama itu," kata Luhut, saat ditemui, di Kantornya, Jakarta, Selasa (12/2).

Senada dengan Presiden, Luhut mengakui bahwa harga avtur di dalam negeri jauh lebih mahal dibandingkan dengan harga avtur di negara tetangga, seperti Singapura. Perbedaan harga yang mencolok tersebut akan membuat industri penerbangan lebih memilih untuk mengisi bahan bakar di luar negeri.

Selain itu, dia menilai opsi yang ditawarkan Presiden Jokowi membuka jalan bagi pemain swasta untuk ambil bagian dalam penjualan avtur sangat bagus. Menurutnya, Jokowi ingin memberi ruang pada sektor swasta untuk terlibat dalam ekonomi, terutama penjualan BBM.

"Presiden mau tidak hanya semua BUMN. Memang ada kewajiban Pertamina juga untuk daerah-daerah terpencil ndak bisa dipungkiri sih," jelas dia.

Diharapkan dengan masuknya sektor swasta dalam penjualan avtur, maka harga avtur di Indonesia bisa lebih kompetitif. "Sedang dikaji opsi itu. Sangat dikaji. Karena kalau tidak kita kalah bersaing," tandasnya. [azz]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini