Menko Luhut Nilai Wajar Pro Kontra Rencana Pemindahan Ibu Kota

Senin, 9 September 2019 15:23 Reporter : Dwi Aditya Putra
Menko Luhut Nilai Wajar Pro Kontra Rencana Pemindahan Ibu Kota luhut panjaitan soal pemindahan ibu kota. ©2019 Humas Kemenko Maritim

Merdeka.com - Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, menanggapi santai mengenai pro dan kontra terkait pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Kalimantan Timur. Menurutnya, sangat wajar apabila ada pandangan buruk terkait dengan rencana besar Presiden Joko Widodo.

"Padahal saya lihat visi presiden ini luar biasa. Makanya, ini pro-kontra pasti ada. Kalau tidak mau ada pro kontra ke surga saja kita," kata Menko Luhut saat ditemui di DPR RI Jakarta, Senin (9/9).

Menko Luhut sendiri mengaku menjadi orang terdepan yang mendukung langkah pemindahan ibu kota baru ke Kalimantan Timur. Apalagi berdasarkan kajian dilakukan Badan Perencanaan Nasional (Bappenas) ibu kota baru tersebut didesain menjadi kota cerdas.

"Saya senang Bappenas buat studi komprehensif untuk pemindahan ibu kota baru itu. Dan desainnya kami sepakat juga pak Presiden akan buat smart city. Kota ini akan sangat efisien misalnya transportasinya banyak electric vehicle, saya yang salah satu cerewet masalah-masalah begini," jelas dia.

Sebelumnya, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyoroti kebijakan pemindahan ibu kota yang dicanangkan oleh pemerintah. Pemindahan ibu dinilai belum merupakan program prioritas saat ini.

"FPKS memandang kebijakan pemindahan ibu kota bukan menjadi prioritas untuk menjawab permasalahan-permasalahan strategis nasional," kata politikus PKS, Andi Akmal Pasluddin.

Pemindahan ibu kota, kata dia, perlu mempertimbangkan kebutuhan anggaran yang besar. Juga proses pembangunan yang tentu memakan banyak waktu.

"Dan kepentingan strategis sebagai bangsa. Kebijakan ini (pemindahan ibu kota) membutuhkan konsensus nasional mengingat kebijakan ini bukan hanya untuk kepentingan pemerintah saat ini karena akan melibatkan pemerintah selanjutnya," ungkapnya.

[bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini