Menko Darmin soal Inflasi: Impor Bawang Putih Terlambat dan Tiket Pesawat Masih Mahal

Kamis, 2 Mei 2019 14:41 Reporter : Dwi Aditya Putra
Menko Darmin soal Inflasi: Impor Bawang Putih Terlambat dan Tiket Pesawat Masih Mahal Darmin Nasution. ©Humas Kemenko Perekonomian

Merdeka.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi pada April 2019 mencapai sebesar 0,44 persen. Dengan demikian inflasi sejak Januari hingga April 2019 tercatat sebesar 0,80 persen.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution mengakui penyebab inflasi pada April 2019 ini memang masih disumbang oleh beberapa faktor. Salah satu faktor utamanya adalah masalah kenaikan harga komoditas pangan, hingga tingginya harga tiket pesawat.

"Itu pasti urusannya bawang putih, bawang merah, cabai merah dan mungkin sedikit ayam atau telur. Lalu ada tiket pesawat," kata Menko Darmin saat ditemui di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (2/5).

Darmin mengatakan, penyebab kenaikan beberapa komoditas pangan tersebut dipicu lantaran masa panen sedikit mengalami keterlambatan. Baik itu, pada komoditas seperti beras, cabai hingga bawang putih.

"Memang (kalau) bawang putih terlambat diimpor. Kita tidak hasilkan bawang putih cukup tapi segera dia akan masuk. Begitu juga dengan cabai dan bawang merah. Sebentar lagi juga akan panen," tambahnya.

Sementara itu, terkait dengan inflasi yang terjadi karena kondisi harga tiket, Darmin mengaku masih terus melakukan komunikasi terhadap Kementerian Perhubungan hingga Badan Usaha Milik Negara. "Tiket pesawat kita tidak jadi rapat. Menteri BUMN (Rini Soemarno) ada acara," imbuhnya.

Sebelumnya, Kepala BPS Suhariyanto mencatat dari 82 kota, Medan mencatatkan inflasi tertinggi sebesar 1,30 persen dan terendah dicatatkan oleh pare-pare sebesar 0,3 persen. Sedangkan deflasi tertinggi dicatatkan oleh Manado -1,27 persen dan terendah maumere -0,04 persen.

"Penyebab utama inflasi April adalah kenaikan harga bahan makanan, transportasi, komunikasi dan jasa keuangan," katanya. [idr]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini