Menko Darmin Semringah Peringkat Daya Saing RI Naik dari Posisi 43 ke 32 di 2019

Jumat, 31 Mei 2019 17:31 Reporter : Dwi Aditya Putra
Menko Darmin Semringah Peringkat Daya Saing RI Naik dari Posisi 43 ke 32 di 2019 Darmin Nasution. ©Humas Kemenko Perekonomian

Merdeka.com - Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Darmin Nasution angkat suara terkait dengan peringkat daya saing Indonesia yang meningkat signifikan. Menurutnya, posisi peringkat Indonesia yang naik 11 poin dari posisi 43 menjadi 32 di 2019 menjadi capaian baik bagi pemerintah Indonesia.

"Ini adalah pencapaian yang baik. Sinergi antara pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan terutama dunia usaha menjadi kunci untuk meningkatkan kinerja investasi dan daya saing yang lebih baik lagi. Kita harus tetap semangat di tengah dinamika ekonomi global saat ini," katanya saat melakukan konferensi pers di Kantornya, Jakarta, Jumat (31/5).

Menko Darmin mengatakan, perbaikan efisiensi pemerintah dan bisnis serta pembangunan infrastruktur merupakan faktor yang berkontribusi dalam kemajuan daya saing Indonesia.

Dalam laporan IMD World Competitiveness Center menilai 63 negara dengan lebih dari 230 indikator yang dikelompokkan ke dalam empat pilar. Pertama yakni kinerja ekonomi, termasuk perdagangan dan investasi internasional, kemudian kedua efisiensi pemerintah, termasuk kedisiplinan pemerintah dalam anggaran, kepatuhan hukum dan peningkatan inklusivitas institusi,

Selanjutnya pilar ketiga yakni efisiensi bisnis, termasuk produktivitas dan efisiensi sektor swasta dan kemudahan akses finansial dan terakhir infrastruktur, termasuk infrastruktur sains, kesehatan, dan lingkungan serta pendidikan.

"Perbaikan daya saing Indonesia didukung oleh kenaikan peringkat yang terjadi pada keempat faktor tersebut," imbuh Menko Darmin.

Seperti diketahui, peringkat daya saing Indonesia berdasarkan penilaian pada IMD World Competitiveness Yearbook (WCY) 2019 meningkat secara signifikan dari 43 ke 32. Peningkatan ini yang tertinggi di kawasan Asia.

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan, Nufransa Wira Sakti, menyebut peringkat daya saing Indonesia saat ini berada di atas negara-negara peers seperti India, Filipina, Turki, Afrika Selatan dan Brazil.

Dilihat dari lanskap daya saing berdasarkan penilaian WCY, Indonesia memiliki keunggulan dalam hal ekonomi domestik (peringkat 7), kebijakan perpajakan (peringkat 4), pasar tenaga kerja (peringkat 3), serta tingkah laku dan nilai (peringkat 14).

"Namun, Indonesia masih harus terus melakukan perbaikan pada aspek perdagangan internasional (peringkat 59), kesehatan dan lingkungan (peringkat 58), pendidikan (peringkat 52), dan infrastruktur teknologi (peringkat 49)," jelasnya dalam keterangan tertulis di Jakarta. [idr]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini